
MENCURI PERHATIAN: Salah satu kuliner dengan nama unik. (GUSLAN GUMILANG/JAWA POS)
JawaPos.com - Nutrisi adalah bagian penting dari kesehatan dan perkembangan manusia. Gizi yang lebih baik akan melahirkan generasi cerdas dalam memutus siklus kemiskinan dan kelaparan. Maka, ketahanan dan ketersediaan pangan adalah kuncinya.
Malnutrisi, dalam segala bentuknya, menghadirkan ancaman yang signifikan bagi kesehatan manusia. Saat ini dunia menghadapi beban ganda malnutrisi yang mencakup kekurangan gizi dan kelebihan berat badan, terutama di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.
Data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) gizi yang cukup bisa mendukung kesehatan dan kesejahteraan bagi semua, di segala usia. WHO menyebutkan masih ada negara yang mengalami kekurangan gizi untuk 13 negara, termasuk Tiongkok.
Ketahanan pangan dan status gizi dari kelompok populasi penting untuk menjamin keamanan pangan dan nutrisi. Laporan ini juga memperkenalkan analisis baru tentang pola makan sehat di seluruh dunia.
"Maka untuk meningkatkan edukasi gizi kami memperkenalkan lewat kekayaan kuliner nusantara dengan kelezatan cita rasanya sudah selayaknya diketahui oleh masyarakat dunia," kata Founder Panganfest Rino Febrian dalam keterangan virtual baru-baru ini.
Panggung Adirasa Nusantara (Panganfest) 2021 yang akan diselenggarakan pada 21 Februari 2021 di Yogyakarta memberikan harapan agar kuliner nusantara dengan berbagai pemenuhan gizi yang baik dapat menyebar ke seluruh nusantara bahkan penjuru dunia. Panganfest juga menjadi wadah membantu para inovator pangan untuk melakukan hilirisasi, agar produk pangan inovatif tersebut bisa semakin dekat dengan konsumen.
Selain edukasi gizi dan kuliner nusantara, ajang ini juga membantu mendesain ulang tampilan produk pangan serta pengemasan sesuai dengan selera seluruh kalangan, membantu menyiapkan konten hingga strategi digital marketing, dan menjadi promotor pameran atau festival pangan baik di dalam maupun luar negeri. Dan masyarakat bisa mendapatkan aneka pilihan kuliner dan asupan gizi seimbang lewat kuliner lokal.
"Sehingga memperkenalkan ragam kuliner lokal Indonesia ke mata dunia,” tutup Rino.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=3u6jXXVzp_w

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
