Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 14 Agustus 2026 | 05.43 WIB

7 Alasan Sulit untuk Mulai Menerima Keheningan dalam Sebuah Hubungan Menurut Psikologi

seseorang yang menerima keheningan dalam suatu hubungan./Magnific/garetsvisual - Image

seseorang yang menerima keheningan dalam suatu hubungan./Magnific/garetsvisual

JawaPos.com - Dalam sebuah hubungan, kita sering mengira bahwa komunikasi yang sehat berarti harus selalu berbicara. Ada pesan yang harus dibalas, pertanyaan yang harus dijawab, perasaan yang harus dijelaskan, dan masalah yang harus segera diselesaikan.

Karena itu, ketika sebuah hubungan mulai dipenuhi keheningan, sebagian orang langsung merasa tidak nyaman.

“Kenapa dia diam?”

“Apakah dia mulai berubah?”

“Apakah dia sudah tidak peduli?”

“Apakah hubungan ini sedang bermasalah?”

Padahal, keheningan tidak selalu berarti sesuatu yang buruk. Dalam kondisi tertentu, diam justru dapat menjadi ruang bagi seseorang untuk menenangkan diri, memahami perasaan, atau menikmati kehadiran orang lain tanpa harus terus-menerus mengisi setiap detik dengan percakapan.

Namun, menerima keheningan ternyata tidak semudah yang dibayangkan.

Bagi sebagian orang, suasana yang tenang justru memunculkan kecemasan. Pikiran mulai mencari-cari arti dari perubahan kecil. Ketika pasangan tidak banyak bicara, muncul berbagai kemungkinan negatif. Ketika pesan tidak segera dibalas, pikiran mulai membuat cerita sendiri.

Dalam psikologi, kesulitan menerima keheningan dalam hubungan dapat berkaitan dengan kebutuhan akan kepastian, pengalaman masa lalu, pola keterikatan, cara seseorang mengelola kecemasan, hingga kebiasaan mencari validasi dari pasangan.

Editor: Hanny Suwindari
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore