Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Agustus 2026 | 02.45 WIB

7 Alasan Mengapa 'Kesenjangan Gaya Hidup' Dapat Merusak Sebuah Hubungan Menurut Psikologi

seseorang yang mengalami kesenjangan gaya hidup dengan pasangannya./Magnific/reportazh - Image

seseorang yang mengalami kesenjangan gaya hidup dengan pasangannya./Magnific/reportazh

JawaPos.com - Dalam sebuah hubungan, perbedaan bukanlah sesuatu yang selalu buruk. Dua orang tidak harus memiliki latar belakang keluarga, tingkat pendapatan, kebiasaan, atau cara menikmati hidup yang sama agar dapat membangun hubungan yang sehat.

Namun, ada satu jenis perbedaan yang sering kali lebih rumit daripada sekadar perbedaan kepribadian, yaitu kesenjangan gaya hidup.

Kesenjangan gaya hidup terjadi ketika dua orang memiliki perbedaan yang cukup besar dalam cara menjalani kehidupan sehari-hari. Misalnya, satu orang terbiasa hidup sederhana sementara pasangannya terbiasa dengan gaya hidup yang lebih mewah. Satu orang terbiasa menabung dan merencanakan masa depan, sedangkan yang lain lebih suka menghabiskan uang untuk pengalaman dan kesenangan saat ini.

Perbedaannya juga bisa terlihat dalam cara menghabiskan waktu, memilih lingkungan pergaulan, berlibur, berpakaian, menikmati makanan, menggunakan uang, hingga menentukan prioritas hidup.

Pada awal hubungan, perbedaan seperti ini mungkin justru terasa menarik.

Seseorang yang hidup sederhana mungkin tertarik pada pasangan yang lebih percaya diri dan terbiasa menikmati banyak pengalaman. Sebaliknya, seseorang yang memiliki gaya hidup lebih mewah mungkin merasa nyaman dengan pasangan yang sederhana, tenang, dan tidak materialistis.

Masalah biasanya muncul ketika hubungan mulai memasuki tahap yang lebih serius.

Ketika pasangan mulai berbicara tentang keuangan, tempat tinggal, keluarga, pernikahan, anak, pekerjaan, atau masa depan, perbedaan gaya hidup tidak lagi sekadar menjadi sesuatu yang menarik. Perbedaan tersebut dapat berubah menjadi sumber konflik.

Dilansir dari Psychology Today pada Senin (10/8), terdapat 7 alasan mengapa kesenjangan gaya hidup dapat merusak sebuah hubungan menurut perspektif psikologi.

1. Perbedaan gaya hidup dapat menciptakan konflik nilai

Editor: Hanny Suwindari
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore