seseorang yang tertinggal dalam kehidupan / foto: Magnific/magnific
Perasaan seperti ini dikenal dalam psikologi sebagai social comparison atau kecenderungan membandingkan diri dengan orang lain. Jika dilakukan secara berlebihan, kebiasaan ini dapat memicu stres, kecemasan, menurunkan rasa percaya diri, bahkan membuat seseorang kehilangan motivasi untuk berkembang.
Kabar baiknya, merasa tertinggal bukan berarti Anda benar-benar gagal. Setiap orang memiliki garis waktu, kesempatan, dan tantangan yang berbeda. Psikologi menunjukkan bahwa perubahan hidup sering kali dimulai bukan dari keputusan besar, melainkan dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten.
Dilansir dari Psychology Today pada Senin (3/8), terdapat tujuh kebiasaan yang dapat membantu Anda keluar dari perasaan tertinggal dan mulai membangun kehidupan yang lebih bermakna.
1. Berhenti Membandingkan Proses Hidup dengan Orang Lain
Salah satu penyebab utama seseorang merasa tertinggal adalah terlalu sering membandingkan dirinya dengan pencapaian orang lain.
Menurut psikologi sosial, manusia memang memiliki kecenderungan alami untuk melakukan perbandingan sosial. Namun, masalah muncul ketika kita hanya membandingkan "hasil akhir" orang lain dengan "proses" yang sedang kita jalani.
Media sosial memperparah kondisi ini. Kita melihat foto liburan, promosi jabatan, atau kesuksesan seseorang tanpa mengetahui perjuangan, kegagalan, dan kesulitan yang mereka alami sebelumnya.
Daripada terus membandingkan diri, lebih baik fokus pada satu pertanyaan sederhana:
"Apakah saya menjadi lebih baik dibandingkan diri saya enam bulan yang lalu?"
Perbandingan yang paling sehat adalah dengan versi diri sendiri, bukan dengan kehidupan orang lain.
2. Mulailah Menetapkan Tujuan yang Realistis
Banyak orang merasa hidupnya tidak berkembang karena memiliki target yang terlalu besar sekaligus.
Misalnya ingin:
Menjadi kaya dalam satu tahun.
Memiliki tubuh ideal dalam satu bulan.
Langsung sukses saat memulai bisnis.
Ketika target terasa terlalu jauh, otak justru kehilangan motivasi karena menganggap tujuan tersebut sulit dicapai.
Psikologi motivasi menunjukkan bahwa manusia lebih mudah mempertahankan semangat ketika memiliki tujuan kecil yang jelas dan dapat diukur.
Misalnya:
Membaca 10 halaman buku setiap hari.
Menabung Rp20.000 per hari.
Berolahraga 20 menit setiap pagi.
Belajar satu keterampilan baru selama 30 menit.
Kemenangan kecil akan memberikan rasa percaya diri yang perlahan membangun kebiasaan positif.
3. Latih Rasa Syukur Setiap Hari
Saat merasa tertinggal, pikiran cenderung hanya fokus pada apa yang belum dimiliki.
Padahal, psikologi positif menemukan bahwa rasa syukur membantu seseorang lebih bahagia, lebih optimis, dan lebih tahan menghadapi tekanan hidup.
Bersyukur bukan berarti berhenti memiliki ambisi. Bersyukur berarti mengakui bahwa masih ada banyak hal baik yang sudah dimiliki saat ini.
Anda dapat memulainya dengan menulis tiga hal yang disyukuri setiap malam, misalnya:
Masih memiliki keluarga yang mendukung.
Tubuh yang sehat.
Pekerjaan yang memberikan penghasilan.
Kesempatan belajar hal baru.
Kebiasaan sederhana ini membantu otak lebih mudah melihat sisi positif kehidupan.
4. Fokus pada Kemajuan Kecil, Bukan Kesempurnaan
Banyak orang menunda memulai sesuatu karena ingin semuanya sempurna.
Padahal, psikologi menjelaskan bahwa perfeksionisme sering kali menjadi penghambat produktivitas.
Lebih baik melakukan kemajuan kecil setiap hari daripada menunggu waktu yang dianggap sempurna.
Misalnya:
Menulis satu halaman setiap hari.
Belajar bahasa asing selama 15 menit.
Menabung sedikit tetapi konsisten.
Berjalan kaki selama 20 menit.
Kemajuan kecil yang dilakukan terus-menerus akan menghasilkan perubahan besar dalam jangka panjang.
5. Bangun Lingkungan yang Mendukung
Lingkungan memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap pola pikir dan perilaku seseorang.
Jika Anda terus berada di sekitar orang-orang yang gemar meremehkan, mengeluh, atau membuat Anda merasa tidak cukup baik, motivasi akan lebih mudah menurun.
Sebaliknya, lingkungan yang positif akan membantu Anda berkembang.
Cobalah untuk:
Berteman dengan orang yang suka belajar.
Mengikuti komunitas yang mendukung tujuan Anda.
Membaca buku-buku inspiratif.
Mendengarkan podcast yang memberikan wawasan baru.
Psikologi perilaku menunjukkan bahwa kebiasaan seseorang sering kali dipengaruhi oleh orang-orang di sekitarnya.
6. Kurangi Konsumsi Media Sosial yang Berlebihan
Media sosial sering membuat kita percaya bahwa semua orang sedang menjalani kehidupan yang sempurna.
Padahal, sebagian besar orang hanya membagikan momen terbaik mereka.
Semakin sering melihat pencapaian orang lain, semakin besar kemungkinan muncul perasaan tertinggal.
Bukan berarti Anda harus berhenti menggunakan media sosial sepenuhnya.
Namun, cobalah:
Membatasi waktu penggunaan setiap hari.
Mengikuti akun yang memberikan edukasi.
Berhenti mengikuti akun yang membuat Anda terus membandingkan diri.
Menggunakan media sosial sebagai sarana belajar, bukan ajang membandingkan hidup.
Kesehatan mental sering kali membaik ketika seseorang mampu mengendalikan kebiasaan digitalnya.
7. Terima Bahwa Setiap Orang Memiliki Waktu yang Berbeda
Salah satu pelajaran terpenting dalam psikologi adalah bahwa tidak ada satu garis waktu yang berlaku untuk semua orang.
Ada orang yang sukses di usia 25 tahun.
Ada yang baru menemukan passion di usia 40 tahun.
Ada yang membangun bisnis setelah pensiun.
Ada pula yang mengalami berbagai kegagalan sebelum akhirnya berhasil.
Kecepatan hidup setiap orang dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti lingkungan keluarga, pendidikan, kesempatan, kondisi ekonomi, hingga pengalaman hidup.
Karena itu, merasa tertinggal sering kali muncul akibat standar yang diciptakan masyarakat, bukan karena kenyataan.
Yang terpenting bukan seberapa cepat Anda mencapai tujuan, tetapi apakah Anda terus bergerak menuju kehidupan yang lebih baik.
Mengapa Kebiasaan Kecil Bisa Mengubah Hidup?
Dalam psikologi, perubahan perilaku yang bertahan lama lebih sering berasal dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten daripada perubahan besar yang hanya berlangsung sesaat.
Ketika Anda berhasil mempertahankan kebiasaan positif setiap hari, otak mulai membentuk pola baru. Seiring waktu, tindakan yang awalnya terasa berat akan menjadi otomatis. Inilah alasan mengapa membaca beberapa halaman setiap hari, berolahraga singkat, atau menulis jurnal secara rutin dapat memberikan dampak yang jauh lebih besar daripada usaha besar yang hanya dilakukan sesekali.
Perubahan hidup bukanlah hasil dari satu keputusan besar, melainkan akumulasi dari keputusan-keputusan kecil yang terus diulang.
Penutup
Merasa tertinggal dalam kehidupan bukanlah tanda bahwa Anda gagal. Perasaan tersebut sering kali muncul karena terlalu banyak membandingkan diri dengan perjalanan orang lain atau menetapkan standar yang tidak realistis.
Daripada terus memikirkan apa yang belum dimiliki, mulailah membangun kebiasaan yang benar-benar berada dalam kendali Anda. Berhenti membandingkan diri, menetapkan tujuan yang realistis, melatih rasa syukur, menghargai kemajuan kecil, memilih lingkungan yang positif, membatasi media sosial, dan menerima bahwa setiap orang memiliki waktunya sendiri merupakan langkah-langkah sederhana yang didukung oleh prinsip-prinsip psikologi.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Gratis di YouTube! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026: Momentum Garuda Kunci Tiket Semifinal!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Eks Wakil Kepala PPATK: Ada Pola 'Placement' untuk Hilangkan Jejak di Kasus Korupsi dan TPPU Febrie
5 Arti Burung Perkutut Bunyi di Malam Hari, Mitos atau Pertanda Gaib? Simak Maknanya Berikut
