
Ilustrasi AI (Freepik)
JawaPos.com - Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah mengubah cara masyarakat memperoleh informasi, termasuk dalam bidang kesehatan mental.
Saat ini, banyak orang mulai menggunakan chatbot berbasis AI untuk mencari dukungan emosional, memahami kondisi psikologis, hingga memperoleh saran awal sebelum berkonsultasi dengan tenaga profesional.
Kemampuan AI yang dapat memberikan respons cepat, tersedia selama 24 jam, serta biaya yang relatif rendah membuat teknologi ini semakin diminati.
Di sisi lain, kemunculan AI juga memunculkan pertanyaan besar mengenai masa depan profesi psikolog dan psikoterapis.
Apakah layanan terapi berbasis manusia masih akan dibutuhkan ketika AI terus berkembang?
Jawabannya tidak sesederhana "ya" atau "tidak". AI memang menawarkan banyak manfaat, tetapi terdapat sejumlah aspek penting dalam terapi psikologis yang hingga kini belum mampu digantikan oleh teknologi.
Berikut beberapa hal yang perlu dipahami mengenai peran terapi di era AI yang dilansir dari Psychology Today pada Minggu (12/07).
Banyak orang mulai memanfaatkan AI sebagai ruang untuk bercerita mengenai tekanan hidup, kecemasan, hingga masalah hubungan.
Chatbot berbasis AI mampu memberikan tanggapan dalam hitungan detik, menawarkan latihan relaksasi, membantu menyusun jurnal emosi, bahkan memberikan teknik dasar pengelolaan stres.
Bagi sebagian individu, terutama generasi muda yang akrab dengan teknologi digital, berbicara dengan AI terasa lebih nyaman dibandingkan langsung menemui psikolog.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
