Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 10 Juli 2026 | 20.52 WIB

7 Tanda Diam-Diam Seseorang Telah Belajar Menginginkan Apa yang Sudah Dimilikinya Menurut Psikologi

seseorang yang hanya menginginkan apa yang telah memilikinya./Magnific/freepik - Image

seseorang yang hanya menginginkan apa yang telah memilikinya./Magnific/freepik

JawaPos.com - Di era yang serba cepat, banyak orang mengukur kebahagiaan berdasarkan apa yang belum mereka miliki. Karier yang lebih tinggi, rumah yang lebih besar, penghasilan yang lebih banyak, atau kehidupan yang tampak sempurna di media sosial sering kali menjadi standar baru yang seolah tidak ada habisnya.

Padahal, psikologi menunjukkan bahwa kebahagiaan tidak selalu berasal dari menambah sesuatu dalam hidup. Sebaliknya, banyak penelitian menemukan bahwa kemampuan menghargai dan menerima apa yang telah dimiliki merupakan salah satu fondasi kesejahteraan psikologis yang paling kuat.

Belajar menginginkan apa yang sudah dimiliki bukan berarti berhenti bermimpi atau kehilangan ambisi. Justru, seseorang tetap dapat berkembang sambil merasa cukup dengan kehidupannya saat ini. Sikap ini membuat seseorang lebih tenang, lebih bersyukur, dan tidak mudah terjebak dalam perlombaan yang melelahkan.

Lalu, bagaimana tanda-tandanya?

Dilansir dari Hack Spirit pada Kamis (9/7), terdapat tujuh tanda diam-diam seseorang telah belajar menginginkan apa yang sudah dimilikinya menurut perspektif psikologi.

1. Tidak Lagi Terus-Menerus Membandingkan Diri dengan Orang Lain

Salah satu perubahan terbesar terjadi ketika seseorang berhenti menjadikan kehidupan orang lain sebagai tolok ukur kebahagiaannya.

Dalam psikologi, kebiasaan membandingkan diri secara terus-menerus dapat memicu rasa tidak puas, rendah diri, hingga kecemasan. Sebaliknya, orang yang telah menerima kehidupannya memahami bahwa setiap orang memiliki perjalanan, tantangan, dan waktu keberhasilan yang berbeda.

Mereka mungkin tetap merasa kagum pada pencapaian orang lain, tetapi tidak membiarkan hal tersebut mengurangi rasa syukur terhadap hidupnya sendiri.

Alih-alih bertanya, "Mengapa hidupku tidak seperti mereka?", mereka lebih sering bertanya, "Apa yang bisa aku lakukan dengan apa yang sudah kumiliki?"

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore