
seseorang yang menangis saat menonton film. (Magnific/stockking)
JawaPos.com - Bagi sebagian orang, meneteskan air mata saat menyaksikan adegan emosional di bioskop atau layar kaca sering dianggap tanda kelemahan. Mereka yang mudah tersentuh oleh alur cerita film, buku, hingga musik sering mendapat ejekan karena dianggap terlalu sensitif atau cengeng.
Namun, riset ilmiah terbaru justru membalikkan stereotip usang tersebut. Ilmu pengetahuan mengonfirmasi orang yang menangis saat menonton film memiliki karakteristik psikologis sangat langka, yakni kekuatan emosional luar biasa.
Dikutip dari Your Tango, para ahli saraf menemukan kemampuan membenamkan diri ke dalam cerita fiksi bukan tanda seseorang hidup di dunia fantasi. Mereka adalah individu yang sadar lingkungan sekitar, punya kapasitas otak unik untuk terhubung dengan karakter yang diamati.
Dirangkum dari berbagai studi neurosains dan psikologi, berikut alasan mengapa air mata saat menonton film adalah indikator kekuatan batin yang tidak dimiliki semua orang:
Efek Oksitosin: "Hormon Cinta" yang Bertindak Sebagai Pengatur Volume Emosi
Menurut ahli saraf Paul Zak, individu yang menangis saat menonton film mengalami pelepasan hormon oksitosin lebih intens di otaknya. Hormon ini dijuluki "hormon cinta" karena berfungsi mendorong ikatan sosial dan rasa percaya antarmanusia untuk bertahan hidup.
Menariknya, sebagian orang memiliki respons oksitosin tetap aktif saat berhadapan dengan cerita fiksi. Pada 2021, ahli saraf Robert Froemke menemukan oksitosin berperilaku seperti "pengatur volume" emosional.
Jika Anda menonton karakter film yang mengalami kedukaan mirip pengalaman pribadi Anda, hormon ini memperkeras volume emosi tersebut. Anda akan merasakan langsung penderitaan sang karakter.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
