
Ilustrasi pasangan remaja yang sedang jatuh cinta. (Freepik)
JawaPos.com - Perasaan jatuh cinta atau memiliki crush pada masa remaja adalah bagian dari perkembangan normal. Orang tua sebaiknya tidak langsung menyamakan perasaan ini dengan hubungan romantis orang dewasa.
Psikolog Keluarga Pritta Tyas menjelaskan crush pada remaja usia 13-15 tahun lebih didasari rasa kagum dan sosok nyaman untuk berinteraksi. Ini bukan keinginan membangun komitmen seperti orang dewasa.
"Crush di anak remaja itu suatu tahapan yang wajar. Dia sudah mulai bisa membedakan mana temannya yang lebih daripada yang lain," ujar Pritta kepada wartawan dalam acara Panduan Tenang Keluarga bersama GrabKeluarga di Jakarta Selatan, Selasa (30/6).
Menurutnya, remaja yang memiliki crush memperhatikan kelebihan teman sebayanya. Misalnya kemampuan olahraga, prestasi akademik, atau sikap yang membuatnya merasa didengarkan.
Hal-hal itu memunculkan rasa kagum yang berkembang menjadi crush. Namun, Pritta menegaskan orang tua jangan melihat kondisi ini dengan sudut pandang orang dewasa.
"Crush pada anak remaja, terutama usia 13-15 tahun, berbeda dengan crush anak kuliahan yang mulai ingin berkomitmen. Jadi crush-nya lebih ke kagum, adore, sosok yang mendengarkan, atau kesukaan yang sama," jelasnya.
Karena itu, ia menyarankan orang tua jangan terburu-buru menghakimi atau melarang saat tahu anak mulai suka seseorang. Orang tua perlu membuka ruang komunikasi untuk memahami perasaan anak.
"Kalau anak kita sudah mulai crush, ada tanda-tanda jatuh cinta, orang tua jangan memakai POV orang tua yang melihatnya seperti anak kuliahan. Ini berbeda," katanya.

Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Harry Kane Cs Diprediksi Menang, Tapi Laga Berjalan Alot
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026: El Tri Difavoritkan Lolos ke 16 Besar!
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Prediksi Susunan Pemain Timnas Prancis vs Swedia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Adrien Rabiot Waspadai Lini Serang Lawan
