Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 30 Juni 2026 | 03.17 WIB

Psikologi Ungkap Alasan Orang Langsung Lupa Nama Saat Baru Berkenalan, Ternyata Bukan karena Tidak Peduli

Ilustrasi seseorang yang lupa nama lawan bicara setelah berkenalan../ (Bolde) - Image

Ilustrasi seseorang yang lupa nama lawan bicara setelah berkenalan../ (Bolde)

JawaPos.com — Pernah berkenalan dengan seseorang, mendengar namanya dengan jelas, tetapi beberapa detik kemudian justru lupa total? Situasi ini sering membuat seseorang merasa canggung, bahkan khawatir dianggap tidak sopan atau tidak menghargai lawan bicaranya.

Banyak orang mengira lupa nama saat pertama kali bertemu merupakan tanda kurang perhatian atau terlalu fokus pada diri sendiri. Padahal, menurut penjelasan psikologi, kondisi tersebut justru sering terjadi karena otak sedang bekerja memproses begitu banyak informasi penting dalam waktu bersamaan.

Saat bertemu orang baru, otak tidak hanya menerima nama, tetapi juga membaca ekspresi wajah, nada bicara, bahasa tubuh, hingga kesan emosional yang ditampilkan. Akibatnya, nama yang bersifat abstrak sering kali menjadi informasi pertama yang terlupakan.

Dilansir dari Bolde, Senin (29/6), psikologi menjelaskan bahwa orang yang langsung lupa nama seseorang setelah berkenalan belum tentu tidak peduli. Sebaliknya, kondisi tersebut justru menunjukkan bahwa otak mereka lebih banyak menangkap hal-hal berikut:

1. Otak Lebih Sibuk Membaca Kepribadian daripada Menghafal Nama

Ketika seseorang memperkenalkan diri, otak secara otomatis menilai berbagai isyarat sosial dalam hitungan detik. Mulai dari ekspresi wajah, kontak mata, cara berjabat tangan, hingga nada bicara diproses secara bersamaan untuk membentuk kesan pertama.

Proses ini berlangsung tanpa disadari dan menghabiskan sebagian besar kapasitas perhatian. Karena fokus lebih tertuju pada memahami karakter orang tersebut, nama yang baru saja didengar tidak memperoleh proses penyimpanan memori yang cukup kuat sehingga mudah terlupakan.

Dengan kata lain, lupa nama bukan selalu berarti tidak mendengarkan. Justru perhatian sedang diarahkan pada hal-hal yang dianggap lebih bermakna untuk memahami lawan bicara.

2. Nama Menjadi Informasi yang Paling Sulit Disimpan Otak

Dalam beberapa detik pertama perkenalan, otak juga harus mengatur respons diri sendiri, seperti menjaga kontak mata, memilih kalimat pembuka, hingga membaca situasi sosial. Kondisi ini menciptakan beban mental yang cukup tinggi.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore