
seseorang yang mengirimkan ucapan terima kasih yang ditulis tangan./Freepik/freepik
JawaPos.com - Di era pesan instan, emoji, dan balasan otomatis, menulis ucapan terima kasih dengan tangan terasa seperti kebiasaan yang hampir punah. Banyak orang kini memilih mengetik cepat lewat ponsel daripada meluangkan waktu mengambil pena, memilih kertas, lalu menyusun kalimat secara personal.
Namun justru karena semakin jarang dilakukan, kebiasaan sederhana ini memiliki makna psikologis yang lebih dalam daripada yang terlihat.
Seseorang yang masih menulis ucapan terima kasih dengan tangan biasanya bukan sekadar “orang jadul” atau terlalu sentimental. Dalam psikologi sosial dan perilaku manusia, tindakan kecil seperti ini sering mencerminkan karakter tertentu: perhatian emosional, empati, kesadaran sosial, hingga kemampuan membangun hubungan yang kuat.
Tulisan tangan membutuhkan waktu, tenaga, dan niat. Tidak ada tombol “copy-paste”. Tidak ada template instan. Setiap kata terasa lebih personal karena dibuat khusus untuk satu orang.
Dan itulah sebabnya orang yang masih melakukannya sering memiliki kualitas yang semakin langka di dunia modern.
Dilansir dari Expert Editor pada Kamis (7/5), terdapat delapan kualitas tersebut.
1. Anda Memiliki Empati yang Tinggi
Menulis ucapan terima kasih dengan tangan menunjukkan bahwa Anda benar-benar memikirkan perasaan orang lain.
Psikologi empati menjelaskan bahwa individu yang mampu menempatkan diri pada perspektif orang lain cenderung melakukan tindakan yang lebih personal dan emosional. Mereka tidak hanya ingin “mengucapkan” terima kasih, tetapi juga ingin membuat orang lain merasa dihargai.
Saat seseorang menerima kartu atau surat tulisan tangan, ada perasaan bahwa pengirim benar-benar meluangkan waktu untuk mereka. Orang yang empatik memahami efek emosional kecil seperti ini.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022