Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 Juni 2026 | 06.17 WIB

3 Pemikiran yang Menguras Kedamaian dan Kebahagiaan Batin, Ironisnya Anda Terus Mempertahankannya

Ilustrasi, orang yang memiliki kedamaian dan kebahagiaan batin. Magnific/ freepik.


JawaPos.com - Respons dan pemikiran sering kali memengaruhi kedamaian dan kebahagiaan batin seseorang.

Ironisnya, banyak orang yang memiliki pemikiran-pemikiran yang menguras kedamaian dan kebahagiaan batin, bahkan terus mempertahankannya.

Dilansir JawaPos.com dari marcandangelhacklife pada Selasa (6/2), ini tiga pemikiran yang menguras kedamaian dan kebahagiaan batin. Anda pasti memilikinya!.
 
Baca Juga: Jika Seseorang Menunjukkan 10 Perilaku Ini, Mereka Hampir Pasti Seorang Introvert Menurut Psikologi

1. Berpikir 'Bagaimana Seharusnya' Sesuai Harapan Anda

Ketika Anda mengambil jeruk mandarin dengan penuh semangat, lalu mulai mencicipinya, tapi rasanya lebih asam dari yang Anda harapkan, tentu Anda merasa kecewa dan merasa ditipu.

Itu adalah contoh kecil kenapa orang-orang merasakan banyak kecewa, sedih, lelah, dan tidak bersemangat menjalani hidupnya.

Ketahuilah, tidak ada yang benar-benar memenuhi harapan Anda.

Sebagai gantinya, hilangkan ekspektasi Anda tentang sesuatu, apa pun itu. Termasuk bagaimana seharusnya rasa jeruk mandarin dalam contoh di atas.

Berpikir tentang 'bagaimana seharusnya' hanya akan mengecewakan Anda dalam banyak hal atau membuat hidup terlalu biasa dan tidak menarik untuk diingat.

Pada akhirnya, Anda akan terjebak pada siklus pengalaman hidup yang hampir tidak Anda sukai.

2. Perlawanan Batin

Coba berhenti sejenak, pernahkah Anda menolak sesuatu, kesal dengan seseorang, frustasi dengan kehidupan, kewalahan oleh semua kewajiban, atau mengevaluasi tubuh dan postur Anda saat ini?

Lalu, apa yang Anda rasakan? Pasti muncul ketegangan di dalam diri Anda bukan?

Ketegangan dalam diri timbul karena adanya perlawanan batin.

Jadi, mulai sekarang, lepaskan diri dari hal itu.

Perhatikan apa yang Anda tolak atau apa pun yang menciptakan ketegangan dalam diri. Lalu, buat diri Anda rileks, kemudian hadapi.

Hadapi setiap harinya dengan lebih sedikit ketegangan dan lebih banyak kehadiran.

Selanjutnya, ubahlah cara hidup Anda dari yang penuh perjuangan atau penolakan menjadi cara hidup yang mengalir dan menerima.

3. Hanya Fokus pada Hal-Hal yang Salah

Ketika pikiran hanya fokus pada hal-hal yang salah, itu hanya membuat diri Anda tidak menghargai hidup.

Padahal, hampir setiap situasi memiliki keindahan tersembunyi jika Anda bersedia membuka diri.

Temukanlah pelajaran atau apa yang benar, meski sulit untuk melihatnya.

Gunakan frustasi dan ketidaknyamanan untuk memotivasi Anda alih-alih membuat Anda kesal atau marah.***

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore