
seseorang yang mandi di malam hari./Magnific/freepik
JawaPos.com - Kebiasaan mandi sering dianggap sekadar rutinitas harian. Sebagian orang merasa belum benar-benar “bangun” sebelum mandi pagi, sementara yang lain justru merasa lebih nyaman membersihkan diri setelah seluruh aktivitas selesai di malam hari.
Menariknya, psikologi modern menunjukkan bahwa pilihan sederhana seperti waktu mandi dapat berkaitan dengan pola pikir, kebiasaan emosional, hingga cara seseorang mengelola energi dan stres.
Tentu saja, ini bukan aturan mutlak. Tidak semua orang yang mandi malam memiliki kepribadian yang sama. Namun berbagai penelitian tentang ritme biologis, kebiasaan harian, self-regulation, dan preferensi perilaku menunjukkan adanya pola tertentu yang cukup menarik.
Dilansir dari Expert Editor pada Jumat (22/5), terdapat 10 cara berpikir yang sering dimiliki orang yang lebih suka mandi malam dibanding mandi pagi.
1. Mereka Cenderung Menganggap Rumah sebagai Tempat “Reset Mental”
Bagi banyak orang yang mandi malam, mandi bukan hanya membersihkan tubuh, tetapi juga simbol melepaskan beban hari itu. Secara psikologis, ini menunjukkan kebutuhan akan transisi emosional.
Saat mandi malam, otak mendapat sinyal bahwa fase kerja, tekanan sosial, dan tuntutan aktivitas sudah selesai. Air hangat membantu tubuh menurunkan ketegangan fisik, sementara rutinitas yang konsisten menciptakan rasa aman dan nyaman.
Orang dengan pola pikir seperti ini biasanya:
suka memisahkan kehidupan kerja dan kehidupan pribadi,
membutuhkan waktu tenang setelah bersosialisasi,
lebih sadar terhadap kondisi emosinya sendiri.
Mereka sering melihat malam sebagai waktu pemulihan, bukan sekadar waktu tidur.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
