
seseorang yang dimanjakan berlebihan saat kecil / foto: Magnific/prostooleh
JawaPos.com - Tidak semua bentuk kasih sayang orang tua menghasilkan dampak positif. Dalam psikologi perkembangan, anak yang terlalu dimanjakan sering tumbuh tanpa batasan yang sehat, terlalu sering diselamatkan dari konsekuensi, atau selalu mendapatkan apa yang mereka inginkan tanpa usaha yang seimbang.
Akibatnya, ketika dewasa mereka bisa mengalami kesulitan menghadapi realitas hidup: kritik terasa menyakitkan, penolakan dianggap tidak adil, dan tanggung jawab terasa membebani.
Tentu saja, tidak semua orang dengan perilaku tertentu pasti berasal dari pola asuh yang memanjakan. Kepribadian dibentuk oleh banyak faktor: lingkungan, pengalaman hidup, trauma, pendidikan, hingga hubungan sosial. Namun, psikologi menunjukkan bahwa beberapa pola perilaku memang sering muncul pada individu yang dibesarkan dengan terlalu banyak “perlindungan” dan terlalu sedikit batasan.
Dilansir dari Expert Editor pada Rabu (20/5), terdapat 10 perilaku yang sering menjadi tanda seseorang dimanjakan secara berlebihan saat masih kecil.
1. Sulit Menerima Kata “Tidak”
Salah satu ciri paling umum dari anak yang terlalu dimanjakan adalah mereka terbiasa mendapatkan apa yang diinginkan. Saat dewasa, kebiasaan itu bisa berubah menjadi ketidakmampuan menerima penolakan.
Mereka mungkin:
Mudah marah ketika keinginannya tidak dipenuhi
Menganggap aturan sebagai sesuatu yang mengganggu
Sulit berkompromi
Merasa diperlakukan tidak adil ketika tidak mendapat prioritas
Dalam psikologi, kemampuan menoleransi frustrasi adalah bagian penting dari kematangan emosional. Anak yang jarang menghadapi batasan sering kali tumbuh dengan toleransi frustrasi yang rendah.
2. Merasa Dunia “Berutang” Kepada Mereka
Beberapa orang memiliki rasa entitlement yang sangat tinggi — keyakinan bahwa mereka pantas mendapatkan perlakuan istimewa tanpa perlu usaha setara.
Mereka mungkin berharap:
Dipahami tanpa menjelaskan diri
Dihargai tanpa kontribusi besar
Mendapat perhatian terus-menerus
Selalu diprioritaskan
Perilaku ini sering berkembang ketika masa kecil dipenuhi pemenuhan instan tanpa pengajaran tentang tanggung jawab dan empati.
3. Tidak Tahan Kritik
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Gratis di YouTube! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026: Momentum Garuda Kunci Tiket Semifinal!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Eks Wakil Kepala PPATK: Ada Pola 'Placement' untuk Hilangkan Jejak di Kasus Korupsi dan TPPU Febrie
5 Arti Burung Perkutut Bunyi di Malam Hari, Mitos atau Pertanda Gaib? Simak Maknanya Berikut
