Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 Mei 2026 | 04.02 WIB

Jika Seseorang Menunjukkan 10 Perilaku Ini, Mereka Kemungkinan Dimanjakan Berlebihan Saat Kecil Menurut Psikologi

seseorang yang dimanjakan berlebihan saat kecil / foto: Magnific/prostooleh - Image

seseorang yang dimanjakan berlebihan saat kecil / foto: Magnific/prostooleh

JawaPos.com - Tidak semua bentuk kasih sayang orang tua menghasilkan dampak positif. Dalam psikologi perkembangan, anak yang terlalu dimanjakan sering tumbuh tanpa batasan yang sehat, terlalu sering diselamatkan dari konsekuensi, atau selalu mendapatkan apa yang mereka inginkan tanpa usaha yang seimbang.

Akibatnya, ketika dewasa mereka bisa mengalami kesulitan menghadapi realitas hidup: kritik terasa menyakitkan, penolakan dianggap tidak adil, dan tanggung jawab terasa membebani.

Tentu saja, tidak semua orang dengan perilaku tertentu pasti berasal dari pola asuh yang memanjakan. Kepribadian dibentuk oleh banyak faktor: lingkungan, pengalaman hidup, trauma, pendidikan, hingga hubungan sosial. Namun, psikologi menunjukkan bahwa beberapa pola perilaku memang sering muncul pada individu yang dibesarkan dengan terlalu banyak “perlindungan” dan terlalu sedikit batasan.

Dilansir dari Expert Editor pada Rabu (20/5), terdapat 10 perilaku yang sering menjadi tanda seseorang dimanjakan secara berlebihan saat masih kecil.

1. Sulit Menerima Kata “Tidak”

Salah satu ciri paling umum dari anak yang terlalu dimanjakan adalah mereka terbiasa mendapatkan apa yang diinginkan. Saat dewasa, kebiasaan itu bisa berubah menjadi ketidakmampuan menerima penolakan.

Mereka mungkin:

Mudah marah ketika keinginannya tidak dipenuhi
Menganggap aturan sebagai sesuatu yang mengganggu
Sulit berkompromi
Merasa diperlakukan tidak adil ketika tidak mendapat prioritas

Dalam psikologi, kemampuan menoleransi frustrasi adalah bagian penting dari kematangan emosional. Anak yang jarang menghadapi batasan sering kali tumbuh dengan toleransi frustrasi yang rendah.

2. Merasa Dunia “Berutang” Kepada Mereka

Beberapa orang memiliki rasa entitlement yang sangat tinggi — keyakinan bahwa mereka pantas mendapatkan perlakuan istimewa tanpa perlu usaha setara.

Mereka mungkin berharap:

Dipahami tanpa menjelaskan diri
Dihargai tanpa kontribusi besar
Mendapat perhatian terus-menerus
Selalu diprioritaskan

Perilaku ini sering berkembang ketika masa kecil dipenuhi pemenuhan instan tanpa pengajaran tentang tanggung jawab dan empati.

3. Tidak Tahan Kritik

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore