
seseorang yang mengunggah foto pasangan di media sosial / freepik
JawaPos.com - Di era digital saat ini, media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, termasuk dalam hubungan romantis. Banyak pasangan yang rutin mengunggah foto kebersamaan mereka—mulai dari momen sederhana hingga perayaan besar—seolah ingin menunjukkan kepada dunia bahwa hubungan mereka bahagia dan harmonis.
Namun, di balik unggahan yang tampak manis dan sempurna, psikologi mengungkap bahwa kebiasaan ini tidak selalu mencerminkan hubungan yang sehat. Bahkan, dalam beberapa kasus, hal tersebut bisa menjadi tanda adanya masalah tersembunyi.
Dilansir dari Geediting pada Jumat (20/3), terdapat delapan masalah yang sering muncul pada pasangan yang terlalu sering memamerkan hubungan mereka di media sosial:
1. Kebutuhan Validasi Eksternal yang Tinggi
Pasangan yang terus-menerus memposting foto bersama sering kali mencari pengakuan dari orang lain. Like, komentar, dan pujian menjadi sumber kepuasan emosional.
Menurut psikologi, hubungan yang sehat seharusnya tidak bergantung pada validasi eksternal. Ketika kebahagiaan hubungan ditentukan oleh reaksi orang lain, itu bisa menjadi tanda ketidakamanan dalam hubungan tersebut.
2. Menutupi Masalah dalam Hubungan
Ironisnya, semakin sering pasangan memamerkan kebahagiaan mereka, semakin besar kemungkinan mereka sedang menyembunyikan konflik.
Media sosial bisa menjadi “topeng” untuk menutupi masalah nyata. Alih-alih menyelesaikan konflik, mereka memilih menampilkan citra ideal demi menjaga persepsi publik.
3. Ketergantungan Emosional Berlebihan
Pasangan yang terlalu sering mengunggah kebersamaan bisa menunjukkan adanya ketergantungan emosional yang tidak sehat.
Dalam psikologi, hubungan yang sehat tetap memberi ruang bagi individu untuk berkembang secara mandiri. Jika semua hal harus dilakukan bersama dan ditampilkan ke publik, itu bisa menjadi tanda kehilangan identitas pribadi.
4. Kurangnya Privasi dalam Hubungan
Tidak semua hal dalam hubungan perlu dibagikan. Ketika setiap momen dipublikasikan, batas privasi menjadi kabur.
Hal ini dapat menyebabkan tekanan tambahan dalam hubungan, karena pasangan merasa harus selalu “terlihat bahagia” di depan publik, bahkan saat mereka tidak benar-benar merasa demikian.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Thailand vs Singapura di Semifinal Piala AFF 2026, Gajah Perang Unggul Agregat 3-1
