Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 6 Maret 2026 | 19.47 WIB

Orang yang Selalu Mengecilkan Volume TV Saat Mencoba Mengingat Sesuatu Biasanya Menunjukkan 7 Ciri Kepribadian Ini Menurut Psikologi

seseorang yang mengecilkan volume tv saat mengingat (Freepik/stockking) - Image

seseorang yang mengecilkan volume tv saat mengingat (Freepik/stockking)

JawaPos.com - Pernahkah Anda memperhatikan seseorang yang secara refleks mengecilkan volume televisi ketika sedang mencoba mengingat sesuatu? Misalnya saat mengingat nama seseorang, lokasi barang, atau detail percakapan tertentu. Kebiasaan kecil ini mungkin terlihat sepele, bahkan kadang terasa lucu bagi orang lain di sekitarnya. Namun dalam kajian psikologi kognitif, tindakan tersebut sebenarnya bisa memberi gambaran menarik tentang cara kerja pikiran seseorang.

Otak manusia memiliki kapasitas perhatian yang terbatas. Ketika seseorang mencoba mengingat informasi dari memori, otak perlu memfokuskan sumber daya mentalnya pada proses pencarian tersebut. Suara dari televisi atau lingkungan sekitar dapat menjadi gangguan kognitif yang membuat proses mengingat menjadi lebih sulit. Karena itulah sebagian orang secara otomatis mengurangi suara di sekitarnya.

Menariknya, kebiasaan kecil ini sering berkaitan dengan beberapa karakteristik kepribadian tertentu. Dilansir dari SIlicon Canals, terdapat tujuh ciri kepribadian yang sering ditemukan pada orang yang melakukan kebiasaan tersebut.

1. Memiliki Kesadaran Diri yang Tinggi

Orang yang secara spontan mengecilkan volume TV saat berpikir biasanya memiliki self-awareness atau kesadaran diri yang cukup tinggi. Mereka menyadari bahwa lingkungan sekitar dapat memengaruhi kemampuan berpikir mereka.

Kesadaran ini membuat mereka lebih peka terhadap kondisi mental mereka sendiri. Mereka tahu kapan otak mereka membutuhkan ketenangan, fokus, atau waktu untuk memproses informasi. Tanpa berpikir panjang, mereka menyesuaikan lingkungan agar sesuai dengan kebutuhan mental tersebut.

Ini adalah tanda bahwa seseorang cukup memahami cara kerja pikirannya sendiri.

2. Cenderung Berpikir Secara Mendalam

Kebiasaan mengurangi gangguan saat mencoba mengingat sesuatu juga sering dimiliki oleh orang yang berpikir secara reflektif dan mendalam.

Mereka tidak hanya mengingat informasi secara permukaan. Sebaliknya, mereka mencoba menelusuri memori dengan lebih hati-hati. Proses ini membutuhkan konsentrasi yang lebih besar, sehingga suara televisi atau percakapan lain bisa terasa sangat mengganggu.

Karena itu, mereka secara otomatis menciptakan ruang mental yang lebih tenang untuk berpikir.

3. Memiliki Kemampuan Fokus yang Baik

Orang yang melakukan kebiasaan ini biasanya memiliki kecenderungan untuk mengelola fokus dengan sengaja.

Alih-alih mencoba berpikir di tengah kebisingan, mereka memilih menghilangkan distraksi terlebih dahulu. Ini menunjukkan bahwa mereka memiliki pendekatan yang lebih strategis terhadap perhatian dan konsentrasi.

Dalam banyak kasus, orang dengan kebiasaan ini juga lebih produktif dalam aktivitas yang membutuhkan pemikiran mendalam seperti belajar, menulis, atau memecahkan masalah.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore