
seseorang yang sikapnya menyenangkan (Freepik/tueyzaahahaba)
JawaPos.com - Dalam kehidupan sosial, menjadi orang yang baik adalah nilai yang dijunjung tinggi. Kita diajarkan untuk peduli, membantu, dan menjaga perasaan orang lain. Namun, ada perbedaan besar antara kebaikan yang sehat dan kebiasaan people-pleasing (terlalu berusaha menyenangkan orang lain).
Menurut berbagai kajian dalam psikologi modern dan pemikiran seperti yang dijelaskan oleh psikolog sosial Adam Grant, kebaikan yang sehat memiliki batasan yang jelas. Sebaliknya, perilaku menyenangkan orang lain secara berlebihan sering kali berakar pada kebutuhan akan penerimaan, bukan ketulusan.
Dilansir dari Expert Editor, terdapat 7 tanda Anda mungkin keliru mengartikan sikap menyenangkan orang lain sebagai kebaikan.
1. Anda Sulit Mengatakan “Tidak”
Orang yang genuinely baik mampu membantu tanpa mengorbankan dirinya sendiri secara terus-menerus. Sebaliknya, people-pleaser merasa cemas atau bersalah ketika menolak permintaan.
Dalam psikologi, ini berkaitan dengan kurangnya assertiveness (ketegasan). Anda takut dianggap egois, padahal menetapkan batas adalah bagian dari kesehatan mental.
Tanda peringatan: Anda sering mengatakan “iya” meski hati Anda ingin berkata “tidak”.
2. Anda Merasa Bertanggung Jawab atas Emosi Orang Lain
Empati adalah kualitas positif. Namun merasa harus memperbaiki suasana hati semua orang adalah beban yang tidak realistis.
Menurut teori codependency yang banyak dibahas dalam psikologi klinis, seseorang bisa kehilangan identitas diri karena terlalu fokus pada kebutuhan emosional orang lain.
Perbedaannya:
Kebaikan = peduli
People-pleasing = merasa wajib menyelamatkan
3. Anda Takut Konflik Secara Berlebihan
Konflik bukan berarti hubungan rusak. Dalam pendekatan terapi seperti yang dikembangkan oleh John Gottman, konflik yang sehat justru bisa memperkuat hubungan bila diselesaikan dengan komunikasi yang baik.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
