Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 Maret 2026 | 16.01 WIB

9 Hal yang Dilakukan Kakek Nenek di Media Sosial yang Perlahan Membuat Anak-Anak Dewasa Merasa Malu hingga Menjauh Menurut Psikologi

seseorang yang terlalu banyak bermain media sosial. (Freepik/Lifestylememory)

JawaPos.com - Media sosial bukan lagi milik generasi muda. Kini, banyak kakek-nenek aktif di Facebook, Instagram, TikTok, bahkan WhatsApp.

Kehadiran mereka sering kali membawa warna baru: lebih hangat, lebih personal, dan penuh nostalgia.

Namun, tanpa disadari, ada beberapa perilaku di media sosial yang secara psikologis bisa membuat anak-anak mereka yang sudah dewasa merasa malu, tidak nyaman, bahkan perlahan menjaga jarak.

Fenomena ini bukan semata soal “gengsi”, melainkan berkaitan dengan batasan pribadi, identitas sosial, dan kebutuhan akan otonomi.

Dilansir dari Expert Editor, terdapat sembilan hal yang sering terjadi — lengkap dengan penjelasan psikologisnya.

1. Mengumbar Masalah Keluarga Secara Terbuka

Curhat tentang konflik keluarga di ruang publik sering dianggap sebagai bentuk pelampiasan emosi. Namun, bagi anak yang sudah dewasa, ini bisa terasa memalukan.

Secara psikologis, setiap orang dewasa berusaha membangun citra sosial (social identity).

Ketika masalah pribadi diumbar tanpa persetujuan, mereka merasa kontrol atas narasi hidupnya diambil alih. Rasa kehilangan kontrol ini dapat memicu defensif dan menjauh.

2. Terlalu Sering Mengomentari Postingan Anak Secara Berlebihan

Komentar seperti:

“Anakku paling ganteng!”

“Jangan lupa makan ya, Nak!”

“Kok pakai baju begitu?”

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore