Dilansir dari Geediting pada Jumat (20/2), terdapat 8 kebiasaan harian yang sering diremehkan, tetapi menurut psikologi sangat berpengaruh pada energi dan vitalitas di usia 70-an.
Baca Juga: Jika Anda Mengatur Kehidupan Online Anda Tetapi Membiarkan Kehidupan Nyata Anda Berantakan, Anda Menunjukkan 8 Tanda Ini Menurut Psikologi
1. Tetap Bergerak Setiap Hari (Meski Hanya Ringan)Orang yang energik di usia lanjut jarang benar-benar “diam”. Mereka mungkin tidak lagi lari maraton, tetapi mereka berjalan kaki, berkebun, membersihkan rumah, atau melakukan peregangan ringan.
Dalam psikologi kesehatan, aktivitas fisik ringan yang konsisten terbukti:
Meningkatkan produksi endorfin
Menjaga fungsi kognitif
Mengurangi risiko depresi
Kuncinya bukan intensitas, melainkan konsistensi.
2. Menjaga Rasa Ingin Tahu
Rasa ingin tahu membuat otak tetap aktif. Banyak lansia yang energik masih:
Membaca buku
Belajar hal baru
Mengikuti perkembangan teknologi
Berdiskusi tentang isu terkini
Konsep growth mindset yang dipopulerkan oleh Carol Dweck menunjukkan bahwa orang yang percaya dirinya masih bisa berkembang cenderung lebih tangguh secara mental.
Otak yang terus distimulasi akan memperlambat penurunan fungsi kognitif.
3. Memiliki Rutinitas Pagi yang PositifKebiasaan sederhana seperti:
Bangun di jam yang sama
Terkena sinar matahari pagi
Sarapan teratur
Melakukan refleksi atau doa
Rutinitas menciptakan rasa kontrol dan stabilitas psikologis. Orang yang merasa hidupnya terstruktur cenderung memiliki tingkat stres lebih rendah.
4. Tetap BersosialisasiSalah satu prediktor terbesar penuaan yang sehat adalah hubungan sosial yang kuat. Penelitian longitudinal terkenal dari Harvard University tentang Adult Development Study menunjukkan bahwa kualitas hubungan lebih penting daripada kekayaan atau ketenaran dalam menentukan kebahagiaan dan kesehatan jangka panjang.
Lansia yang energik biasanya:
Aktif di komunitas
Berkumpul dengan teman sebaya
Menjaga hubungan keluarga
Kesepian kronis terbukti mempercepat penurunan kesehatan fisik dan mental.
5. Tidak Terlalu Terpaku pada Masa LaluSecara psikologis, mereka yang terlihat segar di usia 70-an cenderung:
Menerima masa lalu
Tidak terjebak penyesalan
Fokus pada apa yang masih bisa dilakukan
Dalam tahap perkembangan terakhir menurut Erik Erikson, individu menghadapi konflik antara integrity vs despair. Mereka yang mencapai integrity menerima hidupnya dengan damai — dan ini berdampak besar pada energi emosional.
6. Mengelola Stres dengan Sederhana
Mereka tidak menghindari masalah, tetapi tidak pula membesar-besarkannya. Kebiasaan kecil seperti:
Bernapas dalam saat emosi memuncak
Berjalan sebentar ketika pikiran penuh
Tidak terlalu memikirkan opini orang lain
Pengelolaan stres yang baik menjaga kadar kortisol tetap stabil, yang berdampak langsung pada vitalitas tubuh.
7. Merasa Diri Masih DibutuhkanPsikologi eksistensial menekankan pentingnya makna hidup. Pemikir seperti Viktor Frankl dalam bukunya Man's Search for Meaning menegaskan bahwa manusia membutuhkan tujuan untuk bertahan secara mental.
Orang berusia 70-an yang energik sering kali:
Masih membantu keluarga
Menjadi mentor
Aktif dalam kegiatan sosial
Merawat cucu atau komunitas
Merasa “berguna” meningkatkan hormon kebahagiaan dan menurunkan risiko depresi.
8. Menjaga Pola Pikir Positif (Tanpa Mengabaikan Realita)Optimisme realistis berbeda dengan menyangkal kenyataan. Mereka tahu tubuh menua, tetapi tidak menjadikan usia sebagai alasan untuk berhenti hidup aktif.
Psikologi positif, yang dipelopori oleh Martin Seligman, menunjukkan bahwa pola pikir optimis berhubungan dengan:
Sistem imun lebih kuat
Risiko penyakit kronis lebih rendah
Umur lebih panjang
Kesimpulan
Energi di usia 70-an bukan hasil kebetulan. Ia adalah akumulasi dari kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari — sering kali terlihat sederhana dan bahkan diremehkan.
Orang yang tetap energik di usia lanjut biasanya:
Bergerak secara konsisten
Terus belajar
Bersosialisasi
Mengelola stres
Memiliki tujuan hidup
Menerima diri dengan damai
Psikologi menunjukkan bahwa penuaan yang sehat bukan hanya soal tubuh, tetapi juga pola pikir dan kebiasaan harian.***