Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 20 Februari 2026 | 17.06 WIB

Orang-orang yang Hidup di Bawah Kemampuan Mereka Biasanya Menunjukkan 7 Perilaku Membedakan Mereka dari Orang Lain Menurut Psikologi

seseorang yang hidup di bawah kemampuan./Freepik/jcomp - Image

seseorang yang hidup di bawah kemampuan./Freepik/jcomp

JawaPos.com - Setiap manusia lahir dengan potensi. Namun tidak semua orang benar-benar mengoptimalkan kemampuan yang mereka miliki.

Ada sebagian orang yang sebenarnya cerdas, berbakat, dan memiliki peluang besar untuk berkembang, tetapi justru memilih—secara sadar maupun tidak sadar—untuk hidup di bawah kemampuan mereka.

Dalam psikologi, fenomena ini sering dikaitkan dengan konsep seperti self-sabotage, learned helplessness, hingga fixed mindset.

Para psikolog seperti Carol Dweck dan Martin Seligman telah banyak meneliti bagaimana pola pikir dan pengalaman masa lalu dapat membatasi potensi seseorang.

Dilansir dari Geediting pada Selasa (17/2), terdapat tujuh perilaku yang biasanya ditunjukkan oleh orang-orang yang hidup di bawah kemampuan mereka.

1. Takut Gagal Secara Berlebihan

Ketakutan terhadap kegagalan adalah salah satu faktor utama yang membuat seseorang tidak pernah benar-benar mencoba. Alih-alih melihat kegagalan sebagai proses belajar, mereka menganggapnya sebagai ancaman terhadap harga diri.

Menurut teori growth mindset yang dipopulerkan oleh Carol Dweck, orang dengan pola pikir tetap (fixed mindset) cenderung menghindari tantangan karena takut terlihat tidak kompeten. Akibatnya, mereka memilih zona aman—meskipun sebenarnya mampu melakukan lebih.

Prokrastinasi bukan sekadar malas. Dalam banyak kasus, ini adalah mekanisme pertahanan diri. Menunda pekerjaan memberi mereka alasan jika hasilnya buruk: “Saya tidak benar-benar mencoba.”

Psikologi menyebut ini sebagai bentuk self-handicapping. Orang tersebut secara tidak sadar menciptakan hambatan agar tidak perlu menghadapi kemungkinan gagal secara maksimal.

3. Meremehkan Diri Sendiri

Orang yang hidup di bawah kemampuan sering mengatakan hal-hal seperti:

“Saya memang tidak sepintar itu.”

“Saya bukan tipe orang sukses.”

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore