
seseorang yang tumbuh tanpa keamanan finansial./Freepik/DC Studio
JawaPos.com - Keamanan finansial bukan sekadar soal jumlah uang di rekening, tetapi tentang rasa aman secara psikologis dalam menjalani hidup.
Anak-anak yang tumbuh dalam keluarga dengan keterbatasan ekonomi sering kali hidup dalam ketidakpastian: takut kekurangan, takut kehilangan, dan takut masa depan yang tidak jelas. Kondisi ini, menurut psikologi, membentuk pola pikir, emosi, dan karakter tertentu.
Menariknya, banyak dari karakter tersebut tidak diajarkan secara formal, melainkan terbentuk secara alami sebagai mekanisme bertahan hidup.
Mereka bukan hanya belajar cara bertahan, tetapi juga cara beradaptasi, membaca situasi, dan mengelola emosi dalam tekanan.
Dilansir dari Geediting pada Minggu (8/2), terdapat sembilan sifat bertahan hidup yang sering berkembang pada orang yang tumbuh tanpa keamanan finansial — sifat yang umumnya tidak perlu dipelajari oleh mereka yang tumbuh dalam kemapanan.
1. Kepekaan Tinggi terhadap Risiko
Orang yang tumbuh dalam kondisi ekonomi tidak stabil cenderung memiliki radar risiko yang tajam. Mereka terbiasa menghitung kemungkinan terburuk sebelum mengambil keputusan, karena satu kesalahan kecil bisa berdampak besar.
Dalam psikologi, ini disebut sebagai hypervigilance — kewaspadaan berlebih terhadap potensi bahaya. Meskipun kadang melelahkan secara mental, sifat ini membuat mereka lebih hati-hati, terencana, dan jarang bertindak gegabah.
2. Mental Bertahan Hidup (Survival Mindset)
Bagi mereka, hidup bukan soal kenyamanan, tetapi soal bertahan. Fokusnya adalah “bagaimana caranya cukup hari ini” sebelum memikirkan “bagaimana caranya sukses di masa depan”.
Mental ini membentuk daya juang tinggi, ketahanan mental (resilience), dan kemampuan untuk tetap bergerak meski dalam kondisi sulit.
3. Kemampuan Beradaptasi yang Tinggi
Perubahan kondisi ekonomi membuat mereka terbiasa hidup fleksibel. Jika satu jalan tertutup, mereka akan mencari jalan lain.
Dalam psikologi, ini berkaitan dengan adaptive coping, yaitu kemampuan menyesuaikan diri secara mental dan emosional terhadap tekanan hidup.
4. Kemandirian Emosional dan Finansial Sejak Dini

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
