
seseorang yang menolak membeli kebutuhan sehari-hari./Freepik/dmitrytph
JawaPos.com - Ada orang yang kelihatannya “hemat banget” sampai ke level yang bikin orang lain garuk kepala.
Bukan cuma menunda beli barang mewah, tapi bahkan menolak mengeluarkan uang untuk hal-hal yang sebenarnya penting buat kualitas hidup sehari-hari.
Dalam kacamata psikologi, perilaku ini sering berkaitan dengan scarcity mindset — pola pikir kelangkaan, di mana seseorang terbiasa hidup dalam rasa “tidak cukup”, meski kondisinya sekarang mungkin sudah lebih baik.
Scarcity mindset membuat otak terus fokus pada apa yang bisa hilang, bukan apa yang bisa dibangun. Akibatnya, keputusan finansial sering didorong rasa takut, bukan kebutuhan jangka panjang.
Dilansir dari Geediting pada Sabtu (24/1), terdapat delapan kebutuhan sehari-hari yang sering ditolak atau dihindari oleh orang dengan pola pikir kelangkaan — beserta makna psikologis di baliknya.
1. Makanan Bergizi yang Sedikit Lebih Mahal
Mereka cenderung memilih makanan paling murah, paling mengenyangkan, tapi minim nilai gizi. Buah segar, sayur berkualitas, atau sumber protein yang baik dianggap “pengeluaran berlebihan”.
Secara psikologis, ini muncul dari pola pikir bertahan hidup: yang penting kenyang hari ini. Otak yang terbiasa dengan kelangkaan sulit melihat makanan sehat sebagai investasi kesehatan jangka panjang. Padahal, tubuh yang sering sakit justru bisa menimbulkan biaya lebih besar di masa depan.
2. Perawatan Kesehatan Preventif
Cek kesehatan rutin, vitamin, perawatan gigi, atau terapi sering dianggap tidak penting selama “belum sakit parah”.
Scarcity mindset membuat orang fokus pada krisis, bukan pencegahan. Mereka terbiasa bereaksi saat masalah sudah besar, bukan mencegahnya sejak kecil. Ini bukan karena tidak peduli kesehatan, tapi karena alam bawah sadar mereka berkata: “Uang harus diselamatkan untuk keadaan darurat yang lebih besar.”
Ironisnya, menghindari biaya kecil sekarang sering berujung pada biaya besar nanti.
3. Istirahat yang Nyaman (Kasur, Bantal, Kualitas Tidur)
Baca Juga: Dino Patti Djalal: Jangan Sampai Indonesia Jadi 'Anak Buah' Donald Trump di Board of Peace
Mengganti kasur yang sudah rusak, membeli bantal yang mendukung leher, atau memperbaiki kamar agar tidur lebih nyaman sering ditunda bertahun-tahun.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Crystal Palace vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Eagles Berpeluang Pesta Gol
Prediksi Skor Bournemouth vs Brentford di Liga Inggris: Laga Sengit Berpotensi Imbang di Vitality
Prediksi Skor Aston Villa vs Nottingham Forest di Liga Inggris: Kans The Villa Menang Tipis
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022