
seseorang yang lebih cocok menjadi pemimpin./Freepik/benzoix
JawaPos.com - Bahasa bukan sekadar alat komunikasi. Dalam psikologi kognitif, bahasa adalah jendela yang memperlihatkan bagaimana otak bekerja—bagaimana kita memproses informasi, mengenali pola, dan membuat keputusan dalam hitungan milidetik.
Menariknya, kemampuan seseorang dalam mendeteksi kesalahan tata bahasa sering kali berkaitan erat dengan ketajaman pemrosesan bahasa di otak.
Sejumlah penelitian psikologi linguistik menunjukkan bahwa orang yang cepat menyadari kesalahan kecil dalam struktur kalimat memiliki language processing ability yang lebih tinggi dibandingkan mayoritas populasi.
Bahkan, kemampuan ini tidak selalu bergantung pada tingkat pendidikan formal, melainkan pada kepekaan otak terhadap pola bahasa.
Dilansir dari Geediting pada Jumat (23/1), jika Anda mampu menemukan kesalahan dalam 9 kalimat di bawah ini tanpa membaca ulang berkali-kali, besar kemungkinan kemampuan pemrosesan bahasa Anda lebih tajam daripada sekitar 91% penutur asli.
Mari kita uji bersama.
1. “Dia tidak menyadari bahwa dirinya telah melakukan kesalahan yang sangat fatal sekali.”
Kesalahan: Redundansi
Kata “sangat” dan “sekali” memiliki fungsi penegasan yang sama. Menggunakan keduanya bersamaan membuat kalimat tidak efektif.
Seharusnya:
“Dia tidak menyadari bahwa dirinya telah melakukan kesalahan yang sangat fatal.”
Kesalahan: Pengulangan jamak
Kata “para” sudah menunjukkan bentuk jamak, sehingga tidak perlu diikuti pengulangan kata “siswa-siswa”.
Seharusnya:
“Para siswa diwajibkan untuk mengumpulkan tugas besok pagi.”
3. “Ia pergi ke toko untuk membeli daripada kebutuhan sehari-hari.”
Kesalahan: Penggunaan kata depan yang tidak tepat
Kata “daripada” tidak tepat digunakan dalam konteks ini.
Seharusnya:
“Ia pergi ke toko untuk membeli kebutuhan sehari-hari.”
4. “Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasanya metode tersebut kurang efektif.”

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
