
seseorang yang yang mudah dipercaya di tempat kerja./Freepik/yanalya
JawaPos.com - Di banyak tempat kerja, kita sering diajarkan satu prinsip tak tertulis: jadilah orang baik agar disukai.
Kita menuruti permintaan meski lelah, mengangguk walau tak setuju, dan menahan pendapat demi menjaga suasana tetap “aman”.
Niatnya mulia—ingin membantu, ingin rukun. Namun perlahan, sikap terlalu baik justru berubah menjadi bumerang.
Alih-alih dihargai, kita sering dianggap bisa dimanfaatkan. Alih-alih dipercaya, kita justru terlihat tidak tulus karena selalu berkata “iya” tanpa kejelasan sikap.
Orang-orang yang benar-benar sukses di dunia kerja memahami satu hal penting: tulus bukan berarti mengorbankan diri, dan dipercaya bukan berarti selalu menyenangkan semua orang.
Dilansir dari Geediting pada Kamis (22/1), terdapat delapan hal yang dilakukan orang sukses untuk berhenti bersikap terlalu baik, tanpa berubah menjadi dingin atau egois—justru agar lebih otentik dan dipercaya.
1. Mereka Berani Mengatakan “Tidak” Tanpa Merasa Bersalah
Orang sukses memahami bahwa waktu dan energi adalah sumber daya terbatas. Mengatakan “tidak” bukan tanda ketidakpedulian, melainkan bentuk kejujuran. Mereka menolak dengan jelas, sopan, dan beralasan—tanpa drama, tanpa permintaan maaf berlebihan.
Menariknya, batasan yang tegas justru membuat orang lain lebih menghargai mereka. “Tidak” yang jujur jauh lebih dipercaya daripada “iya” yang diucapkan dengan terpaksa.
2. Mereka Tidak Menghindari Konflik yang Sehat
Sikap terlalu baik sering membuat seseorang menghindari konflik apa pun, bahkan yang sebenarnya perlu. Orang sukses berpikir sebaliknya: konflik yang sehat adalah alat pertumbuhan.
Mereka berani menyampaikan ketidaksetujuan, memberi umpan balik, dan berdiskusi secara terbuka—tanpa menyerang pribadi. Dari sinilah kepercayaan tumbuh, karena orang lain tahu mereka berbicara apa adanya.
3. Mereka Tidak Selalu Ingin Disukai
Keinginan untuk disukai semua orang adalah jebakan klasik. Orang sukses sadar bahwa semakin tinggi tanggung jawab, semakin mustahil menyenangkan semua pihak.
Alih-alih mengejar popularitas, mereka fokus pada integritas. Aneh tapi nyata: ketika seseorang berhenti berusaha disukai, justru rasa hormat dari orang lain meningkat.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
