
seseorang yang memiliki pola emosi yang tak terkendali./Freepik/odua
JawaPos.com - Kalimat “berhenti menangis atau saya pukul” mungkin terdengar akrab di telinga banyak orang.
Ungkapan ini kerap keluar dari mulut orang dewasa—terutama orang tua atau figur otoritas—saat menghadapi anak yang sedang menangis, rewel, atau mengekspresikan emosinya dengan cara yang dianggap berlebihan.
Sekilas, kalimat ini terlihat seperti bentuk disiplin. Namun menurut psikologi, di balik ancaman tersebut sering tersembunyi pola emosi yang jauh lebih kompleks.
Psikologi perkembangan dan psikologi emosi menilai bahwa respons keras terhadap tangisan anak bukan semata-mata soal ingin mendidik, melainkan cerminan kondisi emosional orang dewasa itu sendiri.
Dilansir dari Expert Editor pada Kamis (22/1), terdapat tujuh pola emosi yang umumnya dimiliki oleh orang dewasa yang sering menggunakan ancaman seperti ini.
1. Kesulitan Mengelola Emosi Negatif
Orang dewasa yang mudah melontarkan ancaman fisik saat anak menangis biasanya memiliki regulasi emosi yang lemah.
Mereka kesulitan mengelola rasa marah, frustrasi, lelah, atau kewalahan. Tangisan anak menjadi pemicu yang mempercepat ledakan emosi karena mereka tidak memiliki strategi sehat untuk menenangkan diri.
Dalam psikologi, kondisi ini disebut emotional dysregulation—ketidakmampuan untuk mengatur intensitas dan ekspresi emosi dengan cara yang adaptif.
2. Menganggap Tangisan sebagai Ancaman, Bukan Komunikasi
Bagi individu dengan pola emosi yang belum matang, tangisan sering dipersepsikan sebagai bentuk pembangkangan atau serangan terhadap otoritas mereka.
Padahal, secara psikologis, menangis adalah bahasa emosi, terutama bagi anak yang belum mampu mengekspresikan perasaan secara verbal.
Ketika orang dewasa melihat tangisan sebagai ancaman terhadap kendali atau wibawa, respons yang muncul cenderung defensif dan agresif.
3. Trauma Pola Asuh di Masa Lalu
Banyak orang dewasa mengulang kalimat yang sama karena mereka dulu tumbuh dalam lingkungan serupa.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Levante vs Real Betis di Liga Spanyol 2026/2027: Tim Tamu Bisa Curi 3 Poin!
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Newcastle di Liga Inggris 2026/2027: Sengit, Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Coventry City vs Hull City di Liga Inggris 2026/2027: Bisa Berakhir Imbang!
Prediksi Susunan Pemain Sevilla vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Go Ahead Eagles di Liga Belanda 2026/2027: Kans Tuan Rumah Pesta Gol!
Prediksi Skor Monaco vs Marseille di Liga Prancis: Les Phoceens Tak Ingin Malu di Stade Louis II
Prediksi Skor Bournemouth vs Everton di Liga Inggris 2026/2027: Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Real Sociedad vs Espanyol: Los Periquitos Bisa Curi Poin di Anoeta?
Prediksi Skor Leeds United vs Brentford: The Bees Siap Sengat Tuan Rumah di Elland Road!
