
seseorang yang tumbuh dengan berjalan kaki kemana-mana./ Freepik/freepik
JawaPos.com - Di banyak sudut kehidupan modern, berjalan kaki sering dianggap sebagai pilihan terakhir—sesuatu yang dilakukan jika kendaraan tidak tersedia.
Namun bagi sebagian orang, berjalan kaki bukan sekadar aktivitas, melainkan bagian tak terpisahkan dari masa tumbuh kembang.
Pergi ke sekolah, ke pasar, berkunjung ke rumah teman, atau sekadar menyusuri jalan pulang—semuanya ditempuh dengan langkah kaki.
Psikologi perkembangan melihat pengalaman ini bukan sebagai keterbatasan, melainkan sebagai proses pembentukan karakter yang kuat.
Anak-anak yang tumbuh besar dengan kebiasaan berjalan kaki menghadapi dunia secara langsung: panas, hujan, jarak, waktu, dan rasa lelah.
Dari situlah lahir daya tahan mental yang sering kali bertahan hingga dewasa.
Dilansir dari Geediting pada Rabu (21/1), terdapat delapan ciri daya tahan yang, menurut psikologi, kerap berkembang pada orang-orang yang sejak kecil terbiasa berjalan kaki ke mana-mana.
1. Ketahanan Mental terhadap Ketidaknyamanan
Berjalan kaki mengajarkan satu pelajaran sederhana namun mendalam: tidak semua hal terasa nyaman, dan itu tidak apa-apa.
Panas matahari, hujan tiba-tiba, sepatu basah, atau kaki pegal menjadi pengalaman yang biasa.
Dalam psikologi, paparan berulang terhadap ketidaknyamanan ringan ini membantu membangun distress tolerance—kemampuan untuk tetap berfungsi meski kondisi tidak ideal.
Saat dewasa, mereka cenderung tidak mudah mengeluh dan lebih siap menghadapi tekanan hidup.
2. Kemandirian Sejak Usia Dini
Anak yang berjalan sendiri atau bersama teman ke berbagai tempat belajar mengandalkan diri sendiri: mengatur waktu berangkat, memperkirakan jarak, dan bertanggung jawab atas keselamatan pribadi.
Psikologi perkembangan menunjukkan bahwa pengalaman ini memperkuat sense of autonomy. Mereka tumbuh menjadi individu yang tidak mudah bergantung dan lebih percaya pada kemampuan diri sendiri dalam mengambil keputusan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022