
seseorang yang merasa asing di keluarga sendiri./Freepik/freepik
JawaPos.com - Tidak semua luka bersuara keras. Ada luka yang tumbuh diam-diam di dalam rumah sendiri—tempat yang seharusnya menjadi ruang paling aman.
Bagi sebagian orang, keluarga bukanlah tempat pulang, melainkan ruang asing yang terasa dingin, canggung, bahkan melelahkan secara emosional. Mereka hadir secara fisik, tetapi jiwanya seakan berdiri di luar lingkaran.
Dalam psikologi, perasaan “terasing di keluarga sendiri” bukanlah hal sepele. Ia sering kali bukan soal drama atau sikap berlebihan, melainkan hasil dari dinamika emosional yang tidak selaras sejak lama.
Menariknya, orang-orang yang mengalami hal ini justru sering memiliki ciri-ciri langka—bukan kelemahan, melainkan tanda sensitivitas dan kedalaman psikologis tertentu.
Dilansir dari Expert Editor pada Rabu (14/1), terdapat tujuh ciri yang kerap dimiliki orang yang merasa seperti orang asing di keluarga sendiri, menurut sudut pandang psikologi.
1. Kesadaran Emosionalnya Lebih Tinggi dari Lingkungan Sekitar
Orang yang merasa terasing di keluarga sering kali sangat peka terhadap emosi—baik emosi dirinya maupun orang lain. Mereka cepat menangkap perubahan nada bicara, ekspresi halus, atau ketegangan yang tidak diucapkan.
Masalahnya, kesadaran emosional ini sering tidak dimiliki oleh anggota keluarga lainnya. Ketika satu orang berbicara dengan empati, sementara yang lain terbiasa menekan atau mengabaikan perasaan, jarak pun tercipta.
Bukan karena mereka “terlalu sensitif”, melainkan karena mereka berada di tingkat kesadaran emosional yang berbeda.
2. Terbiasa Menjadi Pendengar, Bukan yang Didengar
Sejak kecil atau remaja, mereka mungkin berperan sebagai “penyimak setia” dalam keluarga. Mereka mendengarkan keluh kesah orang tua, menjadi penengah konflik, atau mengalah demi menjaga suasana tetap tenang.
Namun, ketika giliran mereka berbicara, respons yang diterima sering kali minim, diabaikan, atau dianggap berlebihan.
Dalam jangka panjang, ini membentuk keyakinan bawah sadar: “Perasaanku tidak sepenting perasaan orang lain.” Dari sinilah rasa asing itu tumbuh.
3. Merasa Harus Menyembunyikan Jati Diri Asli

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
