
ilustrasi kata yang tanpa disadari bisa membuat terdengar kurang berpendidikan (Geediting)
JawaPos.com - Kecerdasan dan pendidikan tinggi tidak selalu tercermin hanya dari gelar atau pencapaian akademik.
Cara seseorang berbicara—terutama pilihan katanya—sering kali menjadi penilaian awal untuk mengukur kompetensi dan kredibilitas di mata orang lain.
Dilansir dari laman Geediting, Minggu (27/12), banyak orang cerdas tanpa sadar menggunakan istilah yang keliru atau tidak baku, sehingga justru menurunkan kesan profesional.
Berikut delapan contoh kata atau pengucapan yang sebaiknya dihindari agar cara berbicara tetap terdengar meyakinkan dan berwibawa.
Salah satu kesalahan paling umum adalah memakai kata yang mengandung dua makna negatif sekaligus. Dalam bahasa Inggris, hal ini setara dengan mengatakan “tidak tanpa” untuk maksud “tanpa”.
Kesalahan seperti ini membuat kalimat terdengar rancu dan menunjukkan kurangnya pemahaman struktur bahasa. Menggunakan bentuk kata yang sederhana dan tepat jauh lebih disarankan.
Banyak orang keliru mengucapkan kata yang bermakna “menurut anggapan umum” sehingga berubah menjadi bentuk yang tidak lazim.
Kesalahan pengucapan semacam ini sering langsung disadari pendengar, meskipun tidak dikoreksi secara terbuka. Menggunakan istilah yang benar akan membuat pernyataan terdengar lebih kredibel.
Dalam bahasa baku, beberapa kata keterangan tidak memerlukan bentuk jamak. Menambahkan akhiran yang tidak tepat justru membuat gaya bicara terdengar terlalu santai dan kurang profesional.
Dalam situasi formal, ketepatan bentuk kata sangat memengaruhi kesan yang ditimbulkan.
Sebagian orang menggunakan istilah tidak resmi untuk menyebut aktivitas berbincang atau berdiskusi. Padahal, terdapat kata baku yang lebih tepat dan diterima secara luas.
Pemilihan istilah yang tidak standar dapat mengalihkan perhatian audiens dari pesan utama yang ingin disampaikan.
Ada kecenderungan menggunakan kata yang lebih rumit demi terdengar pintar. Padahal, bentuk yang lebih sederhana justru lebih tepat dan lazim digunakan.
Kesederhanaan dalam berbahasa sering kali mencerminkan kejelasan berpikir.
Kesalahan ini biasanya terjadi karena seseorang hanya mendengar tanpa pernah melihat bentuk tulisannya. Akibatnya, kata yang diucapkan memiliki arti yang sama sekali berbeda dari yang dimaksud.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
