
Ilustrasi orang-orang yang sedang berkomunikasi dan berusaha saling dipahami melalui berbagai gaya dan bahasa emosinya./(Freepik/tirachardz)
JawaPos.com — Ada banyak hal yang tidak pernah terungkap lewat kata-kata, tetapi dapat dibaca lewat cara seseorang berbicara. Nada suara, pilihan kata, jeda, hingga cara merespons bisa memberi petunjuk tentang apa yang sebenarnya mereka rasakan.
Komunikasi, pada akhirnya, bukan hanya tentang kalimat—melainkan tentang siapa diri kita dan apa yang kita butuhkan secara emosional.
Empat gaya komunikasi berikut ini menjelaskan cara orang menyampaikan pesan sekaligus bahasa emosi yang mereka bawa. Memahami gaya komunikasi seseorang membantu kita melihat sisi yang tidak selalu mereka ucapkan.
Insight ini bukan hanya berguna dalam hubungan asmara—tetapi juga untuk pertemanan, keluarga, dan lingkungan kerja. Ketika seseorang dapat membaca bahasa emosional pasangannya, rekannya, atau anaknya, konflik menjadi jauh lebih mudah dikelola.
Begitu pula ketika seseorang memahami gaya komunikasinya sendiri, ia bisa memilih respons yang lebih efektif dan tidak reaktif.
Dilansir dari YouTube Psych2Go, Senin (17/11), empat gaya utama ini menunjukkan bagaimana seseorang mengutarakan kebutuhan emosinya melalui cara ia berbicara, bersikap, dan merespons.
1. Passive Communicator: Sang Penjaga Kedamaian
Tipe ini sering menunjukkan wajah tenang dan memilih berkata, “Tidak apa-apa,” meskipun hatinya berkata sebaliknya.
Mereka menghindari konflik karena percaya keterusterangan bisa berujung pertengkaran atau penolakan. Bahasa emosinya adalah keinginan untuk aman dan diterima.
Tantangan: Kebutuhan mereka sering tidak terdengar karena mereka terlalu menahan diri.
Cara membacanya: Perhatikan nada bicara yang menurun, kalimat yang pendek, atau ekspresi yang tidak selaras dengan kata-katanya.
2. Aggressive Communicator: Sang Pengendali yang Ingin Didengar
Mereka berbicara tegas, cepat, dan langsung. Nada suaranya kadang terdengar seperti marah, tetapi sering kali itu hanyalah mekanisme untuk mempertahankan kendali.
Bahasa emosinya adalah kebutuhan untuk merasa dihargai dan tidak diremehkan.
Tantangan: Orang lain mudah merasa terintimidasi, sehingga pesannya tidak sampai.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Hapoel Beer Sheva vs Sabah FK di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Malaga: Los Rojiblancos Menang Tipis?
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Skor Celtic vs LASK Linz di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Potensi The Hoops Menang!
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
