
Seorang wanita dengan postur tubuh tegak dan ekspresi wajah tenang, saat menerima kritik.(Freepik).
JawaPos.com - Siapa yang tidak ingin menjadi pribadi yang mudah disukai dan meninggalkan kesan positif di hati banyak orang? Jawabannya ada pada kebiasaan-kebiasaan kecil yang secara konsisten dilakukan oleh mereka yang paling memikat.
Kuncinya bukan pada penampilan, kekayaan, atau jabatan, melainkan pada kecerdasan emosional dan cara kamu berinteraksi, yang membuat orang lain merasa benar-benar dilihat dan dihargai.
Tujuh kebiasaan sederhana ini akan mengubah dinamika sosial kamu. Dari cara kamu menerima pujian hingga strategi kamu mengakhiri percakapan, setiap poin ini dirancang untuk membuat interaksi terasa lebih otentik, mendalam, dan menyenangkan bagi kedua belah pihak.
Bersiaplah untuk memahami rahasia di balik daya tarik interpersonal dan mulai mempraktikkan kebiasaan yang akan membuatmu menjadi sosok yang selalu dinantikan kehadirannya.
Berikut 7 kebiasaan yang bisa bikin kamu disukai siapa saja seperti dirangkum dari laman Your Tango!
1. Merespons Pujian dengan Rasa Ingin Tahu
Saat dipuji, jangan hanya bilang 'terima kasih' atau menolaknya. Balas pujian dengan mengajukan pertanyaan lanjutan yang tulus, seperti, "Apa yang membuat kamu memerhatikan hal itu?" Ini membuat pemberi pujian merasa didengarkan dan dihargai, sekaligus memberimu informasi berharga tentang kekuatanmu. Rasa ingin tahu ini memperdalam percakapan dan menciptakan interaksi yang lebih positif.
2. Selalu Tenang Saat Menerima Kritik
Jangan tunjukkan rasa kesal atau marah ketika kamu dikritik, bahkan saat ada pendapat yang berbeda. Ketenangan adalah kunci. Reaksi emosional yang berlebihan menunjukkan ketidakstabilan. Dengan tetap tenang, kamu bisa berpikir rasional dan menilai umpan balik secara objektif. Ketenangan memandumu untuk merespons dengan akal sehat, bukan sekadar naluri.
3. Ingat Satu Detail Spesifik tentang Orang Lain
Jadikan ini sebagai kebiasaan, tanamkan satu detail spesifik tentang setiap orang yang kamu temui. Bisa nama hewan peliharaan mereka, hobi baru mereka, atau film kesukaan mereka. Lain kali bertemu, sebutkan detail itu dengan santai. Tindakan kecil ini membuat orang merasa benar-benar diingat dan diperhatikan secara individual, bukan sekadar dikenali.
4. Beri Persetujuan dengan Penuh Pertimbangan
Jangan mengangguk setuju pada semua hal, tapi juga jangan langsung menolak. Tunjukkan minat pada berbagai perspektif secara perlahan. Ketika kamu memuji ide seseorang atau memberikan dukungan, pastikan itu terasa pantas dan hasil dari pertimbangan, bukan respons otomatis. Persetujuan yang tidak selalu kamu berikan justru membuat dukunganmu terasa lebih bernilai.
5. Bertanya tentang Kisah di Balik Sesuatu
Alih-alih memberikan pujian biasa ("Jam tangan yang bagus"), tanyakan tentang latar belakangnya, "Apakah ada kisah di balik jam tangan ini?" atau "Apa yang membuat kamu memutuskan untuk mengubah rambutmu?" Orang senang berbagi cerita di balik pilihan mereka. Ini menunjukkan bahwa minatmu untuk menggali lebih dalam adalah minat yang tulus terhadap diri mereka.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022