Ilustrasi seseorang yang sulit fokus ketika bekerja
JawaPos.com – Pernah merasa sudah duduk di depan laptop selama berjam-jam, tetapi hasil pekerjaan tak kunjung selesai? Atau baru mulai mengetik, namun pikiran justru melayang ke hal lain? Kondisi ini sangat umum terjadi, terutama di era serba digital yang penuh distraksi.
Kesulitan untuk fokus tidak selalu disebabkan oleh banyaknya pekerjaan. Menurut kanal YouTube Satu Persen Indonesia Life School dalam video “Kenapa Sulit Fokus dan Gampang Terdistraksi?” (diakses 29/10), penyebab utama seseorang sulit fokus sering kali berasal dari kebiasaan yang tidak disadari. Mulai dari terlalu banyak melakukan multitasking hingga kebiasaan menunda pekerjaan (procrastination).
Sementara itu, konten kreator TikTok @mouranzeta menjelaskan bahwa gangguan fokus bisa muncul karena otak terlalu sering berpindah dari satu aktivitas ke aktivitas lain. Setiap kali seseorang mengecek pesan, membuka media sosial, atau berpindah tab kerja, otak memerlukan waktu beberapa detik untuk “menyesuaikan ulang”. Kebiasaan ini membuat energi mental cepat habis dan produktivitas menurun.
Selain itu, akun @lovlavina juga menyoroti bahwa kurangnya pengelolaan waktu dan tekanan untuk terlihat produktif justru membuat seseorang kehilangan fokus. Akibatnya, tubuh terasa sibuk, tetapi tidak ada pekerjaan yang benar-benar terselesaikan dengan baik.
Lantas, kebiasaan apa saja yang membuat seseorang sulit fokus bekerja? Berikut penjelasannya.
1. Terlalu Sering Multitasking
Multitasking sering dianggap tanda produktivitas tinggi, padahal justru sebaliknya. Menurut Satu Persen Indonesia Life School, otak manusia sebenarnya tidak dirancang untuk memproses banyak hal sekaligus. Ketika berpindah tugas terlalu cepat, otak butuh waktu untuk menyesuaikan konteks.
Hasilnya, seseorang bisa merasa sibuk, tapi tidak benar-benar efisien. Fokus yang terpecah juga meningkatkan risiko kesalahan dan membuat kualitas pekerjaan menurun.
2. Terlalu Sering Mengecek Ponsel atau Media Sosial
Kebiasaan yang satu ini menjadi penyebab utama hilangnya fokus di tempat kerja. Dalam konten @mouranzeta, disebutkan bahwa setiap kali kita membuka notifikasi atau media sosial, otak melepaskan dopamin, zat kimia yang membuat kita merasa senang sesaat.
Namun, efeknya cepat hilang, dan otak justru ingin terus mencari rangsangan baru. Akibatnya, seseorang akan sulit mempertahankan perhatian jangka panjang terhadap satu tugas.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
