
Ilustrasi seorang kakek yang tersenyum tenang sambil membaca buku di sofa pada malam hari, dengan lampu baca yang menyala./Freepik
JawaPos.com - Mempertahankan ketajaman kognitif setelah memasuki masa pensiun adalah tujuan banyak orang dewasa. Sama seperti otot, otak kita juga membutuhkan latihan dan perawatan yang tepat agar tetap berfungsi optimal. Kebiasaan malam hari berperan penting dalam proses ini.
Melansir dari Geediting.com Sabtu (27/9), psikologi menunjukkan adanya rutinitas spesifik yang diterapkan individu bermental tajam.
Mereka secara sadar mempraktikkan kebiasaan ini untuk mendukung kesehatan kognitif jangka panjang. Mari kita simak ketujuh kebiasaan yang dapat Anda terapkan segera.
1. Melepaskan Diri dari Teknologi
Orang yang pikirannya tetap tajam tahu pentingnya "memutus kabel" dari gawai di malam hari. Cahaya biru dari layar dapat mengganggu pola tidur dan kesehatan kognitif secara keseluruhan. Mereka memilih kegiatan santai seperti membaca buku atau mendengarkan musik tenang sebagai pengganti.
2. Meditasi Penuh Perhatian (Mindful)
Meditasi dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan kemampuan fokus serta konsentrasi. Individu yang bermental tajam menyisihkan waktu beberapa menit untuk menenangkan pikiran mereka. Ini adalah latihan penting untuk membuat otak tetap waspada.
3. Menerapkan Kesadaran dalam Kegiatan Rutin
Mereka menjadikan setiap aktivitas malam hari sebagai praktik penuh perhatian. Misalnya, mereka mencuci piring atau menyeruput teh dengan kesadaran penuh terhadap momen tersebut. Kebiasaan sederhana ini membantu mereka tetap hadir dan meningkatkan kejernihan mental.
4. Memprioritaskan Kualitas Tidur
Tidur yang berkualitas adalah investasi berharga untuk pikiran yang tajam. Saat tidur, otak memproses informasi dan membentuk memori dari hari yang telah berlalu. Mereka memastikan memiliki jadwal tidur yang teratur demi fungsi kognitif yang optimal.
5. Merangkul Kesendirian (Solitude)
Berbeda dengan isolasi sosial, kesendirian yang disengaja adalah waktu untuk refleksi diri tanpa gangguan. Mereka merasa nyaman dengan diri sendiri, sehingga meningkatkan kesadaran diri dan kreativitas. Kebiasaan ini memberi waktu otak untuk mengisi ulang energinya.
6. Kebiasaan Makan Malam yang Sehat
Makanan yang dikonsumsi memengaruhi fungsi otak, sehingga mereka berhati-hati dengan makanan malam hari. Mereka memilih makanan kaya omega-3, antioksidan, dan nutrisi penting untuk mendukung kesehatan otak. Mereka juga cenderung makan malam lebih awal dan menghindari makanan berat.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
