Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 September 2025 | 03.03 WIB

7 Ciri Kepribadian Orang Kecanduan Scrolling Hingga Larut Malam Kata Psikologi

ciri kepribadian orang kecanduan scrolling hingga larut malam kata psikologi. (Freepik/ freepik) - Image

ciri kepribadian orang kecanduan scrolling hingga larut malam kata psikologi. (Freepik/ freepik)

JawaPos.com – Kepribadian seseorang sering kali terlihat dari kebiasaan kecil, termasuk kecanduan scrolling hingga larut malam menurut psikologi.

Psikologi menyoroti bagaimana kecanduan scrolling di malam hari dapat membentuk pola kepribadian tertentu yang unik.

Kebiasaan scrolling yang dilakukan hingga malam bisa menunjukkan sisi kepribadian yang tidak disadari oleh pelakunya.

Kecanduan scrolling di malam hari menurut psikologi kerap dikaitkan dengan kebutuhan emosional dan pencarian stimulasi baru.

Psikologi menjelaskan bahwa kepribadian orang yang kecanduan scrolling malam hari memiliki tanda khusus yang bisa dikenali.

Dilansir dari geediting.com pada Rabu (24/9), bahwa ada tujuh ciri kepribadian orang kecanduan scrolling hingga larut malam kata psikologi.

  1. Fokus pada kesenangan sesaat dan sensitif terhadap penghargaan

Ketika hari sudah berakhir, otak manusia secara natural mencari kepuasan instan yang mudah didapat.

Setiap video lucu, notifikasi "like", atau komentar baru diperlakukan oleh pikiran sebagai hadiah kecil yang memberikan stimulasi positif.

Fenomena ini terjadi karena proses pengambilan keputusan manusia cenderung memberikan bobot berlebih pada imbalan yang bisa diperoleh saat ini dibandingkan hasil yang akan datang di masa depan.

Riset terbaru menghubungkan tingginya kecenderungan mendiskon waktu dengan perilaku menunda-nunda di dunia nyata, yang sangat relevan dengan kebiasaan "sekali lagi membuka aplikasi" di tengah dini hari.

Platform media sosial memperkuat pola ini dengan memberikan imbalan yang tidak dapat diprediksi - pengguna tidak pernah tahu kapan akan mendapat konten yang menarik, sehingga terus memeriksa.

Solusi yang efektif adalah menentukan "momen terakhir membuka aplikasi" sebelum waktu tidur dan mengatur aplikasi untuk mengelompokkan atau membisukan notifikasi setelah waktu tersebut.

  1. Kontrol diri menurun di waktu larut dan kebiasaan menunda tidur

Jika kamu termasuk orang yang disiplin di siang hari namun sulit mengontrol diri di malam hari, ini adalah kondisi yang sangat normal pada manusia.

Meta-analisis tahun 2022 menemukan bahwa kebiasaan menunda waktu tidur secara konsisten berkaitan dengan kontrol diri yang lebih rendah, durasi tidur yang lebih pendek, kualitas tidur yang buruk, dan kelelahan di siang hari.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore