Ilustrasi wanita sedang mengurung diri di kamar. (Pexels)
JawaPos.com – Fenomena hikikomori pertama kali dikenal di Jepang dan menjadi sorotan ketika Saitō Tamaki mendefinisikannya sebagai kondisi di mana seseorang menarik diri ke dalam diri sendiri tanpa berinteraksi sosial setidaknya selama enam bulan, bahkan lebih.
Encyclopedia Britannica menyebutkan kebanyakan pelaku memilih untuk mengurung diri di dalam rumah, bahkan terkadang hanya di dalam kamarnya saja.
Mereka enggan sekolah, bekerja, atau menemui siapa pun, sampai keseharian benar-benar terasa hampa bahkan alam sekitar dianggap sebagai dunia asing.
Saitō sendiri menegaskan bahwa hikikomori adalah kondisi psikososial, bukan langsung penyakit mental, meskipun sering kali ditemukan bersamaan dengan gangguan mental lainnya seperti skizofrenia atau depresi.
Seberapa Banyak dan Siapa yang Terkena?
The Indian Express menjelaskan, menurut data keluaran pemerintah Jepang, sekitar 1,5 juta orang usia produktif diketahui hidup dalam kondisi hikikomori, dengan prevalensi mencapai sekitar 2 persen dari populasi usia 15–64 tahun.
Di lain sisi, laporan dari Nippon menyatakan bahwa pada tahun 2015, sekitar 540.000 orang berusia 15–39 tahun mengalami isolasi sosial berkepanjangan.
Tercatat juga fenomena ‘80/50 problem’, di mana seorang anak tetap mengurung diri sampai usia sekitar 50 tahun sementara orang tua mereka masuk usia 80-an dan tidak lagi sanggup merawat.
Kenapa Bisa Terjadi? Tekanan Sosial, Keluarga, hingga Teknologi
Tidak ada satu sebab tunggal yang menjelaskan fenomena hikikomori. Tekanan di dunia pendidikan Jepang yang sangat kompetitif sering disebut sebagai pemicu pertama.
Ketika kegagalan dianggap memalukan, maka isolasi menjadi pilihan ‘aman’.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
