
8 Tanda Perilaku Pasif-Agresif yang Mengindikasikan Kebencian Tersembunyi Menurut Psikologi.(Freepik)
JawaPos.com - Sering kali, kita bertemu orang yang sikapnya membuat tidak nyaman, namun sulit dijelaskan alasannya. Mereka mungkin tidak marah secara terang-terangan, tetapi tingkah lakunya menyiratkan kekesalan.
Perilaku seperti ini dikenal sebagai pasif-agresif, sebuah cara untuk mengekspresikan kemarahan atau penolakan secara tidak langsung. Mengenali perilaku pasif-agresif bisa jadi tantangan, karena sering kali terselubung dalam hal-hal kecil yang tidak konsisten.
Jika kamu merasa ada seseorang di sekitar yang kerap membuatmu bingung atau kesal tanpa alasan jelas, bisa jadi mereka memiliki sifat ini. Berikut adalah 5 hal yang kerap mereka lakukan seperti dirangkum dari laman Your Tango, Minggu (7/9).
1. Mendiamkan secara Halus
Mendiamkan orang lain secara terang-terangan adalah perilaku yang jelas. Namun, orang yang pasif-agresif cenderung melakukannya dengan cara yang lebih halus.
Misalnya, mereka mungkin "tidak sengaja" tidak menyapamu di kantor, atau mengabaikan komentarmu saat rapat. Perilaku ini terjadi secara acak, sehingga kamu kesulitan memastikan apakah itu disengaja atau hanya kebetulan, membuatmu merasa tidak nyaman dan bertanya-tanya.
2. Memberikan Hinaan Terselubung
Tidak semua hinaan itu terang-terangan. Seseorang yang pasif-agresif sering kali menggunakan "hinaan halus" yang disamarkan sebagai pujian. Contohnya, rekan kerjamu bisa memuji laporanmu, tetapi kemudian menambahkan bahwa laporan itu "hampir sebagus laporan si A”.
Hinaan ini juga bisa berupa sindiran tersembunyi yang merujuk pada kelemahanmu, membuatmu merasa tidak dihargai tanpa alasan yang jelas.
3. Cemberut Tanpa Alasan Jelas
Sulit sekali berada di dekat orang yang cemberut atau murung tanpa alasan. Orang yang pasif-agresif akan membalas pertanyaan atau pernyataanmu dengan nada negatif.
Mereka mungkin tidak tersenyum meskipun semua orang tertawa, atau mengeluhkan segala sesuatu di sekitar mereka. Sikap murung ini membuat lingkungan sekitarnya terasa tidak nyaman, membuat orang lain ikut merasa sedih tanpa tahu alasannya.
4. Keras Kepala dengan Gigih
Sikap keras kepala bisa jadi sifat yang baik dalam beberapa situasi, tetapi terkadang, itu hanyalah cara untuk menghukum orang lain. Orang yang pasif-agresif akan mempertahankan pandangannya dengan gigih, sering kali dengan argumen yang kuat, sehingga kamu tidak bisa mengabaikannya. Namun, kamu tahu bahwa mereka melakukan itu hanya karena mereka tahu hal itu akan membuatmu kesal, menjadikannya contoh nyata dari perilaku toksik.
5. Menolak Menyelesaikan Tugas

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
