
Ilustrasi kebiasaan berbohong./Pexels.
JawaPos.com - Tidak ada seorang pun di dunia ini yang merasa senang ketika mendapati sahabat, pasangan, keluarga, atau teman dekat melakukan kebohongan. Secara umum, berbohong memang dikenal sebagai perbuatan yang tidak baik.
Ada sebagian orang yang mungkin melakukannya dengan alasan tertentu, misalnya untuk menjaga perasaan orang lain yang dikenal dengan istilah “white lies”.
Meski demikian, kenyataannya hampir semua orang pasti pernah berbohong, baik anak-anak maupun orang dewasa.
Tindakan ini biasanya muncul ketika seseorang merasa terdesak, ingin terlihat sempurna, berharap mendapat pujian, atau ingin menutupi kekurangannya.
Sayangnya, kebiasaan berbohong yang dilakukan berulang kali dapat berdampak buruk, baik bagi diri sendiri maupun orang lain di sekitarnya.
Menurut penjelasan dari unair.ac.id, kebiasaan berbohong yang sulit dihentikan bahkan sampai menjadi bagian dari kepribadian, bisa termasuk tanda adanya gangguan psikologis.
Artinya, perilaku ini tidak lagi sekadar kebiasaan, melainkan sudah masuk ke dalam ranah kesehatan mental yang memerlukan perhatian.
Berdasarkan ulasan dari alodokter.com, kebiasaan berbohong juga dapat dipicu oleh kondisi medis tertentu.
Misalnya, gangguan pada otak akibat cedera fisik, kelainan hormon, atau masalah neurologis yang dapat memengaruhi cara seseorang berpikir dan berperilaku.
Hal ini menunjukkan bahwa kebiasaan berbohong tidak selalu murni karena faktor lingkungan atau pilihan pribadi saja.
Pada dasarnya, siapa pun bisa terjebak dalam kebiasaan ini. Untuk mengurangi risiko dari kebiasaan ini, penting bagi setiap orang untuk memahami dampak buruk memiliki kebiasaan berbohong.
1. Kehilangan Jati Diri
Orang yang terbiasa berbohong perlahan akan kehilangan jati dirinya. Hal ini terjadi karena terlalu sering memikirkan bagaimana orang lain menilai dirinya.
Demi memenuhi ekspektasi lingkungan, ia memilih jalan pintas dengan berkata tidak jujur.
Akibatnya, identitas diri asli semakin tersamarkan karena lebih banyak hidup di balik kebohongan.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
