Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 1 September 2025 | 23.52 WIB

Rahasia Psikologi di Balik Kebiasaan Menonton Film Ulang-Ulang, Bikin Hidup Lebih Nyaman & Bahagia

Ilustrasi seseorang sedang menonton film

JawaPos.com – Banyak orang punya film atau serial favorit yang ditonton berkali-kali, meski sudah hafal jalan ceritanya.

Mulai dari film romantis, komedi, hingga drama klasik, kebiasaan ini ternyata memiliki dasar psikologis yang menarik untuk diteliti.

Lantas, mengapa seseorang suka menonton film berulang?

Apa Itu Kebiasaan Rewatching?

Menurut Psychology Today (2022), fenomena menonton film atau serial secara berulang disebut rewatching. Aktivitas ini memberikan pengalaman emosional yang familiar dan dapat memicu rasa nyaman. Tidak jarang, penonton justru merasa lebih tenang karena sudah mengetahui alur cerita yang akan terjadi.

Hal ini berbeda dengan menonton film baru yang memunculkan rasa penasaran sekaligus ketidakpastian. Dengan rewatching, otak manusia terbebas dari rasa tegang sehingga fokus pada aspek emosional yang menyenangkan.

Mengapa Orang Menonton Film Berulang?

Penelitian yang dipublikasikan dalam Psychology Research and Behavior Management Journal (2021) menyebutkan, kecenderungan menonton ulang berhubungan erat dengan karakter kepribadian. Individu dengan tingkat neurotisisme rendah cenderung menikmati rewatching untuk mengulang perasaan positif, sementara individu dengan sifat perfeksionis melakukannya untuk memperhatikan detail yang mungkin terlewat.

Sementara itu, Healthwatch Essex (2023) menemukan bahwa rewatching bisa menjadi strategi psikologis menghadapi stres. Saat hidup terasa kacau, menonton film yang familiar menghadirkan rasa kontrol dan stabilitas. Hal ini sama seperti mendengarkan lagu lama yang membuat hati lebih tenang.

Apa Hubungannya dengan Emosi?

Menurut Psychologs Magazine (2023), film atau serial yang ditonton berulang berfungsi sebagai “teman emosional”. Rewatching membantu otak menstabilkan suasana hati karena penonton tidak lagi fokus pada alur, melainkan pada kenangan emosional yang ditimbulkan.

Contohnya, seseorang yang menonton ulang film komedi bisa mengurangi rasa cemas dan meningkatkan hormon dopamin yang menimbulkan perasaan bahagia. Sedangkan menonton drama romantis bisa menghadirkan kembali rasa nostalgia atau pengalaman personal yang menyenangkan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore