Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 Agustus 2025 | 00.28 WIB

Kecanduan Mengecek Notifikasi Ternyata Bisa Jadi Tanda Masalah Psikologis, Kamu Termasuk?

Ilustrasi orang sedang mengecek notifikasi di handphone. (Pixabay) - Image

Ilustrasi orang sedang mengecek notifikasi di handphone. (Pixabay)

JawaPos.com – Pernahkah kamu merasa refleks membuka ponsel setiap kali terdengar suara notifikasi? Bahkan saat sebenarnya tidak ada bunyi apa pun, tanganmu sudah otomatis meraih smartphone, hanya untuk memastikan.

Kebiasaan ini mungkin terlihat wajar di era digital, tapi tahukah kamu bahwa kecanduan mengecek notifikasi bisa menjadi tanda masalah psikologis?

Fenomena ini kini semakin marak seiring meningkatnya penggunaan media sosial dan aplikasi pesan instan.

Dari pagi saat bangun tidur hingga malam sebelum tidur, sebagian besar orang tidak bisa lepas dari notifikasi yang masuk.

Bahkan, survei global menunjukkan orang bisa membuka ponsel hingga lebih dari 80 kali sehari, hanya untuk mengecek update terbaru.

Mengapa Notifikasi Begitu Membius?

Setiap kali notifikasi masuk, entah itu tanda pesan WhatsApp, like di Instagram, atau email kerja, otak kita melepaskan hormon dopamin.

Dopamin adalah zat kimia yang berfungsi memberi rasa senang. Sama seperti saat seseorang makan makanan favorit, mendapat pujian, atau memenangkan permainan.

Dengan kata lain, notifikasi adalah ‘hadiah kecil’ bagi otak. Namun, rasa senang itu bersifat sementara, sehingga otak terdorong untuk terus mengulanginya.

Inilah yang membuat seseorang tak sadar bisa membuka ponsel berkali-kali meskipun tak ada hal penting.

Dilansir dari situs AddictionCenter, media sosial memang dirancang untuk memicu perilaku adiktif. 

Setiap notifikasi dibuat agar pengguna merasa perlu segera merespons, sehingga mereka tetap betah berlama-lama di aplikasi.

Mengecek notifikasi tentu tidak selalu buruk. Masalah muncul ketika kebiasaan itu menjadi kompulsif dan mengganggu kehidupan sehari-hari. 

Namun, ada beberapa tanda yang harus diwaspadai. Setiap kali sedang mengerjakan tugas atau belajar, bunyi notifikasi langsung memutus konsentrasi.

Bahkan, saat notifikasi dimatikan sekalipun, pikiran sering terdistraksi karena muncul rasa ingin tahu.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore