Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 Agustus 2025 | 00.35 WIB

7 Nilai Hidup yang Dipegang Teguh Generasi Baby Boomers, Tapi Sudah Tak Ada Artinya Buat Anak Muda Milenial dan Gen Z

Ilustrasi generasi baby boomer. (Freepik) - Image

Ilustrasi generasi baby boomer. (Freepik)

JawaPos.com - Setiap generasi punya cara pandang berbeda terhadap hidup, pekerjaan, maupun hubungan pribadi.

Generasi baby boomers, yang tumbuh dalam suasana ekonomi dan sosial yang relatif stabil, punya serangkaian nilai yang dianggap sebagai standar kesuksesan dan kedewasaan. 

Namun, apa yang dulu dianggap penting oleh mereka kini justru dipandang tak relevan, atau bahkan beban oleh generasi muda seperti milenial dan Gen Z.

Dari kesetiaan pada satu perusahaan hingga pandangan serius soal pernikahan, nilai-nilai boomer semakin ditinggalkan. 

Bukan berarti generasi muda tidak menghargai kerja keras atau stabilitas, tetapi mereka memiliki prioritas berbeda. Yakni fleksibilitas, kebebasan, keseimbangan hidup, dan kemampuan menikmati momen sekarang. 

Inilah 7 nilai yang dulunya diagungkan oleh generasi baby boomer, tapi kini sudah dianggap basi oleh anak muda seperti dirangkum dari laman Your Tango.

1. Loyalitas pada Satu Perusahaan

Bagi generasi boomer, bertahan puluhan tahun di perusahaan yang sama adalah simbol dedikasi dan kehormatan. Mereka percaya, kesetiaan akan dibalas dengan keamanan kerja, promosi, dan pensiun yang layak. 

Namun, generasi muda punya pandangan sebaliknya. Mayoritas Gen Z justru bangga menyebut diri mereka sebagai “job hopper” atau pelompat kerja.

Buat mereka, pindah perusahaan bukan tanda ketidaksetiaan, melainkan cara cerdas untuk mencari gaji lebih baik, kesempatan berkembang, dan lingkungan kerja yang mendukung keseimbangan hidup.

2. Memiliki Rumah

Bagi boomer, rumah adalah pencapaian hidup yang harus diraih sebelum memasuki usia matang. Namun kenyataan ekonomi sekarang berbeda jauh.

Harga properti melonjak drastis, sementara penghasilan anak muda stagnan, membuat kepemilikan rumah terasa seperti mimpi yang tak terjangkau. 

Data terbaru bahkan menunjukkan semakin sedikit milenial yang percaya mereka bisa membeli rumah.

Alih-alih memaksakan diri, generasi muda lebih memilih fleksibilitas yakni menyewa apartemen, hidup minimalis, atau menunda membeli rumah demi pengalaman hidup yang lebih berharga.

3. Panggilan Telepon Lebih Baik dari SMS

Boomer tumbuh di era ketika telepon kabel adalah satu-satunya cara untuk terhubung dengan orang lain, sehingga percakapan lewat telepon terasa lebih akrab. Namun bagi anak muda, telepon justru dianggap merepotkan. 

Generasi milenial dan Gen Z lebih memilih SMS atau chat singkat karena bisa diatur sesuai waktu mereka, tanpa interupsi mendadak.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore