Emosi yang tertunda bisa memengaruhi kesehatan mental dan produktivitas jika tidak dikelola dengan baik./Pixabay
JawaPos.com – Pernah merasa tiba-tiba mudah tersinggung, sedih, atau marah tanpa tahu alasannya?
Kondisi itu bisa jadi tanda emosi tertunda. Istilah ini merujuk pada perasaan yang tidak sempat diungkapkan atau dikelola dengan baik, sehingga menumpuk dan muncul kembali di waktu yang tidak tepat.
Menurut Halodoc, emosi yang tertunda biasanya berawal dari pengalaman atau peristiwa yang tidak diselesaikan dengan tuntas.
Misalnya, konflik dengan teman, tekanan pekerjaan, atau rasa kecewa yang dipendam begitu saja.
Emosi yang ditekan terus-menerus dapat berubah menjadi “bom waktu” yang sewaktu-waktu bisa meledak, baik dalam bentuk ledakan amarah maupun kelelahan emosional.
Psikolog Universitas Gadjah Mada (UGM) menjelaskan, mengenali emosi tertunda penting karena kondisi ini bisa berdampak serius pada kesehatan mental.
Baca Juga: 7 Cara Praktis Merawat Kulit untuk Wanita Sibuk yang Sering Lupa Jalankan Rutinitas Harian
Orang yang sering menunda atau menekan emosinya rentan mengalami stres, gangguan tidur, hingga kesulitan berkonsentrasi. Tidak jarang, mereka juga merasa “mati rasa” atau kehilangan motivasi, yang dalam istilah medis dikenal sebagai emotional numbness.
Dari sisi akademis, penelitian Universitas Negeri Semarang (UNNES) menunjukkan bahwa emosi yang tidak dikelola bisa memengaruhi performa, terutama di kalangan mahasiswa atau pekerja muda.
Tekanan akademik atau beban pekerjaan sering membuat mereka memilih untuk menahan emosi agar tetap terlihat baik-baik saja. Namun, dalam jangka panjang, hal ini justru menimbulkan kelelahan psikologis.
School of Parenting menambahkan, salah satu tanda utama emosi tertunda adalah perubahan perilaku sehari-hari.
Misalnya, seseorang menjadi lebih mudah marah pada hal kecil, sering merasa cemas, atau justru menarik diri dari lingkungan sosial.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
