People pleasing bisa memicu stres dan mengganggu kesehatan mental jika kebiasaan selalu menyenangkan orang lain dibiarkan terus-menerus./Freepik.
JawaPos.com – Pernah merasa sulit berkata “tidak” dan selalu ingin menyenangkan orang lain meski itu membuat diri sendiri stres?
Fenomena ini dikenal sebagai people pleasing, perilaku yang kerap muncul karena dorongan psikologis untuk diterima dan diakui oleh lingkungan sekitar.
Menurut Psikolog UGM, people pleasing bisa berasal dari pola asuh dan pengalaman sosial sejak kecil.
Orang yang terbiasa mengorbankan kebutuhan sendiri demi menyenangkan orang lain cenderung mengembangkan rasa bersalah jika menolak permintaan, sehingga sulit menetapkan batasan.
Tekanan sosial, budaya kerja yang kompetitif, dan paparan media sosial yang menekankan kesempurnaan turut memperkuat perilaku ini.
Halodoc menjelaskan, ciri-ciri orang dengan kecenderungan people pleasing antara lain: selalu ingin disukai, takut menimbulkan konflik, sulit menolak permintaan, dan sering mengutamakan kepentingan orang lain dibandingkan diri sendiri.
Kondisi ini bisa menimbulkan stres berkepanjangan, kelelahan mental, bahkan rasa hampa emosional.
Psikologi Today menambahkan, orang yang sering people pleasing kerap mengabaikan kebutuhan pribadi, sehingga risiko burnout lebih tinggi.
Mereka juga lebih mudah merasa cemas atau gelisah karena terus memikirkan pendapat orang lain.
Studi dari UIN Sunan Ampel (2023) menunjukkan bahwa perilaku people pleasing berkorelasi dengan rendahnya harga diri dan ketergantungan pada validasi eksternal.
Contohnya, seorang karyawan yang selalu menyetujui permintaan tambahan dari rekan kerja meski sudah kelelahan, atau mahasiswa yang rela mengorbankan waktu belajar untuk membantu teman agar diterima.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
