JawaPos.com - Preferensi terhadap hewan peliharaan ternyata bisa memberikan gambaran menarik tentang kepribadian seseorang.
Penelitian dari Carroll University di Wisconsin, misalnya, menemukan bahwa “dog people” dan “cat people” cenderung memiliki sifat yang berbeda secara signifikan.
DIlansir dari Geediting pada Sabtu (9/8), jika Anda lebih memilih bermain lempar bola dengan anjing ketimbang mengelus kucing di sofa, kemungkinan besar Anda memiliki beberapa ciri khas ini.
1. Lebih Ekstrovert dan Suka Bersosialisasi
Orang yang menyukai anjing umumnya lebih terbuka pada interaksi sosial.
Hal ini masuk akal, mengingat memelihara anjing sering mengharuskan pemiliknya keluar rumah — entah untuk berjalan-jalan, bermain di taman, atau berinteraksi dengan pemilik anjing lain.
Psikolog menyebut sifat ini sebagai high extraversion, yakni dorongan alami untuk mencari koneksi dan aktivitas yang melibatkan orang lain.
2. Memiliki Tingkat Energi yang Tinggi
Anjing adalah hewan yang penuh semangat dan membutuhkan banyak aktivitas fisik.
Tidak heran, pemilik yang menyukai anjing cenderung aktif, energik, dan senang bergerak.
Mereka biasanya menikmati aktivitas outdoor, olahraga ringan, atau bahkan petualangan spontan.
Hidup terasa lebih bermakna ketika ada gerakan dan keseruan.
3. Lebih Patuh pada Aturan dan Struktur
Menurut studi psikologi kepribadian, “dog people” cenderung lebih conscientious — artinya mereka menyukai keteraturan, jadwal, dan tanggung jawab yang jelas.
Merawat anjing memang menuntut konsistensi: memberi makan pada waktu tertentu, mengajaknya jalan, hingga melatih perilaku.
Semua ini membuat pemiliknya terbiasa dengan rutinitas.
4. Cenderung Optimis dan Ceria
Anjing dikenal sebagai hewan yang ekspresif dan penuh kasih sayang.
Pemilik yang menyukai anjing seringkali memantulkan sifat ini dalam kehidupan sehari-hari: lebih optimis, ramah, dan ceria.
Mereka biasanya cepat tersenyum, mudah memulai percakapan, dan mampu membawa energi positif ke lingkungan sekitar.
5. Menunjukkan Loyalitas Tinggi
Loyalitas adalah sifat yang kerap diasosiasikan dengan anjing — dan hal ini juga tercermin pada pemiliknya.
Mereka biasanya setia pada hubungan, pekerjaan, dan prinsip hidupnya.
Ketika membangun relasi, mereka berusaha hadir sepenuhnya dan tidak mudah berpaling.
6. Menyukai Kerja Tim
Dalam psikologi sosial, banyak “dog people” memiliki orientasi kolektif — merasa lebih nyaman bekerja sama ketimbang bekerja sendiri.
Mereka menghargai kebersamaan dan sering menjadi perekat dalam sebuah kelompok, mirip seperti anjing yang senang berada dalam “pack”-nya.
7. Lebih Toleran terhadap Aktivitas Fisik dan Keributan
Memelihara anjing berarti siap dengan gonggongan, lari-larian, dan energi yang kadang tak ada habisnya.
Karena itu, pemilik anjing umumnya lebih toleran terhadap kebisingan dan aktivitas intens.
Bagi mereka, keramaian adalah tanda kehidupan yang hangat, bukan sumber stres.
Kesimpulan
Tidak ada yang benar atau salah dalam memilih antara anjing atau kucing, karena keduanya sama-sama bisa membawa kebahagiaan.
Namun, preferensi ini memang sering memberi petunjuk tentang gaya hidup, cara berinteraksi, dan sifat alami seseorang.
Jika Anda adalah seorang “dog person”, kemungkinan besar Anda ramah, aktif, dan setia — sama seperti sahabat berkaki empat Anda.
***