Ilustrasi orang yang kurang percaya diri. (Freepik)
JawaPos.com - Dalam hal kepercayaan, ada lebih dari yang terlihat. Ini bukan hanya tentang kata-kata, ini juga tentang bagaimana orang membawa diri mereka sendiri. Psikolog menunjukkan bahwa ciri-ciri bahasa tubuh halus tertentu bisa menjadi tanda bahaya besar yang menandakan rendahnya kepercayaan.
Membaca bahasa tubuh bukanlah ilmu pasti, tetapi dapat memberi Anda gambaran yang cukup bagus tentang niat seseorang.
Dan hei, siapa yang tidak ingin tahu sebelum menyerahkan kepercayaan mereka ke tangan yang salah? Jadi, mari selami.
Dikutip dari geediting pada Sabtu (2/8), berikut adalah tujuh ciri bahasa tubuh halus yang menurut para psikolog mungkin mengindikasikan rendahnya kepercayaan. Siap menjadi pendeteksi kebohongan manusia?
1) Kontak mata yang tidak konsisten
Kontak mata adalah bisnis yang rumit. Terlalu banyak bisa dianggap menyeramkan, sementara terlalu sedikit bisa dilihat sebagai tanda ketidaktertarikan atau rasa tidak hormat. Namun menurut para psikolog, kontak mata yang tidak konsisten bisa menjadi sinyal halus dari rendahnya kepercayaan.
Mari selami ilmu di baliknya. Ketika orang percaya pada apa yang mereka katakan, mereka cenderung mempertahankan kontak mata yang stabil. Di sisi lain, mereka yang menyembunyikan sesuatu atau mereka yang merasa tidak nyaman dengan pesannya mungkin tidak konsisten dengan pandangannya.
Mereka yang tidak dapat melakukan kontak mata dengan stabil mungkin hanya memiliki sesuatu dalam 'jiwa' mereka yang tidak ingin Anda lihat. Perlu diingat bahwa ini bukan hal yang bodoh
2) Bahasa tubuh tertutup
Bahasa tubuh tertutup adalah tanda halus lain yang diperingatkan oleh para psikolog. Ini bisa termasuk lengan bersilang, bahu bungkuk, atau kurangnya gerakan tangan terbuka. Saya ingat suatu kali, saya sedang rapat dengan calon klien.
Sesuatu terasa tidak enak. Dia menyilangkan tangannya erat-erat di atas dadanya dan jarang membuat gerakan tangan terbuka. Saya menepisnya pada saat itu, berpikir mungkin dia hanya kedinginan.
Tetapi ketika hubungan bisnis kami berkembang, saya menemukan bahwa firasat awal saya benar; dia tidak dapat dipercaya seperti saat pertama kali muncul. Tindakan sering kali berbicara lebih keras daripada kata-kata, dan bahasa tubuh dapat memberi kita wawasan tentang niat sebenarnya seseorang.
Jadi, jika seseorang cenderung menampilkan bahasa tubuh tertutup secara teratur, mungkin ada baiknya untuk memperhatikan kepercayaan mereka.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
