
Seorang anak kecil tampak ragu atau menunduk, menggambarkan pengalaman masa kecil yang mungkin mempengaruhi ketegasan diri./Freepik
JawaPos.com - Banyak orang dewasa kesulitan membela diri dan bersikap tegas. Masalah ini seringkali berakar dari pengalaman masa kanak-kanak mereka. Ini bukan sifat bawaan, melainkan hasil dari hubungan atau kejadian awal.
Mampu membela diri berarti mengekspresikan kebutuhan dan menetapkan batasan jelas. Melansir dari Geediting.com Sabtu (26/7), ada beberapa pengalaman masa kecil yang berkorelasi kuat. Memahami koneksi ini membantu membangun kepercayaan diri.
Berikut adalah pengalaman masa kecil yang sering dikaitkan dengan perjuangan menegaskan diri di kemudian hari:
Kurangnya Validasi
Dalam tahun-tahun formatif, individu ini mungkin ditolak haknya untuk mengekspresikan perasaan. Emosi mereka sering dianggap tidak valid atau tidak penting. Ini menyebabkan keraguan diri yang mendalam.
Orang Tua yang Otoriter atau Mengontrol
Tumbuh di bawah orang tua yang sangat mengontrol bisa menghambat kemampuan. Setiap keputusan, bahkan pilihan pakaian atau teman, seringkali dikendalikan penuh. Ini menyulitkan mereka membuat keputusan sendiri di kemudian hari.
Tidak Adanya Konflik Sehat
Lingkungan tanpa konflik atau yang menekan perselisihan juga berdampak. Ketidaksepakatan sering disapu di bawah permadani, memberikan gambaran palsu. Anak-anak kehilangan kesempatan belajar negosiasi.
Mengalami Perundungan atau Pelecehan Teman Sebaya
Anak-anak yang dirundung seringkali merasa suara mereka diabaikan. Mereka belajar untuk menghindar atau menjadi tidak berdaya. Ketakutan ini terbawa hingga dewasa, mempengaruhi ketegasan mereka.
Hidup di Lingkungan Rumah yang Bergejolak
Tumbuh di rumah dengan suasana yang tidak terduga membuat anak "berjalan di atas kulit telur". Mereka belajar menekan perasaan dan kebutuhan diri. Ini menjadi kebiasaan hingga dewasa demi menjaga kedamaian.
Dibesarkan sebagai "Penyenang Orang"
Pujian karena patuh dan akomodatif seringkali menyamakan harga diri dengan kemampuan menyenangkan orang. Ini membentuk pola pikir yang mengorbankan kebutuhan sendiri. Menegaskan diri terasa tidak nyaman karena takut egois.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
