Ilustrasi cara mengatasi toxic productivity (partystock/freepik.com)
JawaPos.com - Mempunyai dorongan kuat untuk berprestasi adalah sesuatu yang patut diapresiasi.
Ambisi dan tekad guna selalu memberikan yang terbaik bisa menjadi kekuatan besar dalam mencapai tujuan.
Sayangnya, jika tidak diimbangi dengan kesadaran akan batas diri, maka semangat ini dapat berubah menjadi pedang bermata dua.
Tanpa disadari, keinginan untuk terus mencapai lebih banyak dapat berkembang menjadi toxic productivity kondisi di mana dirimu merasa harus selalu produktif, bahkan di saat tubuh dan pikiranmu butuh istirahat.
Merangkum Better Up, berikut ini beberapa cara mengatasi toxic productivity yang membuat seseorang rawan terkena stres, salah satunya tetapkan batasan.
1. Tetapkan batasan
Baik bekerja dari rumah maupun di kantor, teknologi sering membuat batas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi menjadi kabur.
Itulah mengapa menetapkan jam kerja yang jelas dan benar-benar menaatinya menjadi langkah penting guna menjaga kesejahteraan.
Menonaktifkan notifikasi kerja di luar jam kantor atau menghapus aplikasi pekerjaan dari ponsel mampu membantumu benar-benar berhenti sejenak.
Sisihkan setidaknya dua jam setiap hari untuk waktu luang yang berkualitas, tanpa tuntutan apa pun.
Selain itu, penting juga dalam memberi batas antara aktivitas produktif pribadi dan waktu istirahat.
Atur jadwal bagi hal-hal seperti berbelanja, memasak, atau olahraga, agar kamu tidak merasa harus terus berfungsi sepanjang hari.

Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Jadwal dan Link Live Streaming Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang Hari Ini, Kick-off 15.30 WIB di Gelora Bung Tomo
Prediksi Skor Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: La Roja Siap Gagalkan Mimpi Indah Lionel Messi Cs
Resmi! Daftar Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang, Alex Martins Starter, Ramadhan Sananta Cadangan
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Prediksi Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang: Alex Martins Jadi Mesin Gol Baru Green Force
