
Ilustrasi bahasa tubuh penting dalam komunikasi (Freepik)
JawaPos.com-Pernahkah Anda mendengarkan seseorang berbicara dan merasa ada sesuatu yang janggal? Mungkin mereka terlalu sering berkata "umm", atau mengulang hal yang sama berkali-kali dalam waktu singkat. Mungkin juga mereka tidak bisa menangkap sarkasme atau bingung saat diajak berbicara tentang topik abstrak seperti makna hidup atau teori ekonomi dasar.
Dalam dunia komunikasi modern, terutama di era digital yang menuntut kecepatan, ketepatan, dan kejelasan, bahasa yang kita gunakan bukan hanya alat penyampaian pesan—tetapi juga cerminan cara kita berpikir.
Dilansir dari laman Geediting, artikel ini mengulas secara mendalam delapan pola komunikasi yang sering ditemukan pada individu dengan tingkat kecerdasan di bawah rata-rata. Penting dicatat bahwa ini bukan vonis mutlak, tetapi sebuah panduan reflektif yang bisa membantu kita mengenali potensi tersembunyi dari setiap percakapan.
1. Ketergantungan Berlebihan pada Kata-Kata Pengisi seperti "Umm", "Kayak", dan "Tahu Gak?"
Bahasa alami manusia mengandung banyak pengisi. Tapi ketika pengisi digunakan secara berlebihan, itu sering kali menunjukkan ketidaksiapan kognitif untuk merumuskan ide secara cepat dan efektif.
Orang dengan kemampuan intelektual terbatas cenderung mengandalkan frasa seperti:
“Umm… jadi kayak…”
“Tahu nggak sih?”
“Itu lho yang ini…”
Ini bukan semata-mata kebiasaan buruk. Dalam dunia linguistik, ini disebut sebagai strategi kompensasi verbal, yaitu upaya otak untuk mengulur waktu saat pikiran kesulitan menemukan kata yang tepat.
Dalam bidang profesional seperti jurnalisme, penulisan akademik, dan penyuntingan, penggunaan pengisi berlebihan menjadi indikator kemampuan berpikir dan menyusun ide secara runtut. Bagi pembicara yang kompeten, pengisi digunakan secara sadar untuk efek dramatik atau jeda retoris—namun tidak secara berlebihan.
Tips Meningkatkan:
Latih diri untuk berpikir sebelum berbicara.
Gunakan kalimat pendek dan langsung ke pokok persoalan.
Perbanyak membaca agar pilihan kosakata lebih bervariasi.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
