Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 27 Juni 2025 | 21.45 WIB

9 Frasa Khas Ini Sering Digunakan Orang yang Susah Bertanggung Jawab, Apa Saja?

Ilustrasi seseorang yang mencoba menyampaikan pendapat sambil menunjukkan ekspresi menolak untuk bertanggung jawab atas perkataannya./Freepik - Image

Ilustrasi seseorang yang mencoba menyampaikan pendapat sambil menunjukkan ekspresi menolak untuk bertanggung jawab atas perkataannya./Freepik

JawaPos.com - Pernahkah Anda berhadapan dengan seseorang yang tampaknya tidak pernah mau mengakui kesalahan atau mengambil tanggung jawab atas tindakan mereka?

Situasi seperti itu seringkali membuat kita merasa frustrasi dan bingung, karena penyelesaian masalah menjadi sulit tercapai.

Uniknya, individu-individu ini cenderung menggunakan pola bahasa tertentu untuk mengelak dari akuntabilitas pribadi mereka.

Frasa-frasa ini sering terucap tanpa disadari sebagai mekanisme pertahanan diri.

Melansir dari Geediting.com Jumat (27/6), ada sembilan frasa spesifik yang kerap digunakan orang yang sulit bertanggung jawab.

1. "Kamu Membuatku Merasa/Melakukan Ini"

Frasa ini adalah cara klasik untuk mengalihkan kesalahan atas emosi atau tindakan pribadi kepada orang lain sepenuhnya. Mereka seolah menempatkan tanggung jawab atas perasaan mereka kepada Anda, membuat Anda merasa bersalah atas reaksi mereka.

2. "Itu Bukan Maksudku/Aku Tidak Bermaksud Begitu"

Kalimat ini dipakai untuk meremehkan dampak negatif dari perkataan atau perbuatan mereka, terlepas dari bagaimana orang lain merasakannya. Mereka fokus pada niat pribadi yang mungkin tidak buruk, tetapi mengabaikan konsekuensi nyata dari tindakan tersebut.

3. "Kenapa Kamu Terlalu Sensitif?"

Orang yang tidak bertanggung jawab sering menggunakan frasa ini untuk menolak validitas perasaan orang lain. Mereka menganggap reaksi Anda berlebihan, padahal mungkin tanggapan Anda sangat wajar atas perilaku yang tidak pantas.

4. "Kamu Terlalu Membesar-besarkan Masalah Kecil"

Frasa ini dipakai untuk mengecilkan atau meremehkan kekhawatiran valid yang diungkapkan orang lain terhadap tindakan mereka. Mereka berusaha membuat masalah terlihat sepele, agar tidak perlu mengakui adanya dampak signifikan yang ditimbulkan.

5. "Itu Hanya Sebuah Lelucon, Santai Saja!"

Saat mereka menyakiti perasaan orang lain, frasa ini digunakan untuk menutupi kesalahan di balik dalih humor semata. Mereka berharap Anda akan mengabaikan rasa sakit hati tersebut, seolah-olah itu hanya bagian dari gurauan biasa.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore