Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 18 Juni 2025 | 18.05 WIB

Jarang Disadari! 7 Tanda Seseorang Tidak Menyukaimu dengan Mengenali dari Tindakannya saat Bersamamu

Ilustrasi tanda seseorang tidak menyukaimu (stockking/freepik.com)

JawaPos.com - Kita semua pasti pernah merasakan hal ini saat ada perasaan tak nyaman karena sepertinya seseorang tidak menyukai kita, meski mereka tak pernah mengatakannya secara langsung.

Membaca pikiran atau perasaan orang lain sering jauh lebih rumit daripada memecahkan teka-teki yang sulit sekalipun.

Sebab pada akhirnya, tindakan dan perilaku seseorang biasanya jauh lebih berbicara daripada kata-kata yang terucap.

Dengan memahami sinyal-sinyal tersebut, kamu dapat lebih bijak dalam menempatkan diri dan mengelola hubungan dengan orang lain secara lebih efektif, sehingga situasi yang rumit bisa dihadapi dengan lebih tenang dan terarah.

Dikutip Geediting, berikut ini beberapa tanda seseorang tidak menyukaimu dengan mengenali dari tindakan saat bersamamu.

1. Menghindari kontak mata

Salah satu sinyal paling jelas bahwa seseorang mungkin kurang menyukaimu adalah ketika mereka enggan melakukan kontak mata. Kontak mata bukan sekadar tatapan biasa ini merupakan bentuk komunikasi non-verbal yang menunjukkan rasa hormat, perhatian, dan ketertarikan. Biasanya, saat seseorang tertarik atau benar-benar memperhatikanmu, mereka akan berupaya menatap matamu saat berbicara.

Namun, apabila mereka sering mengalihkan pandangan atau mata mereka tampak gelisah saat berinteraksi, hal ini mampu menjadi petunjuk halus bahwa mereka merasa kurang nyaman atau bahkan tidak menyukaimu. Meski begitu, penting untuk diingat bahwa tidak semua orang nyaman dengan kontak mata yang intens. Ada juga yang mungkin pemalu atau mengalami kecemasan sosial.

2. Sering mengarahkan pembicaraan ke diri mereka sendiri

Ini bisa menjadi tanda halus bahwa seseorang kurang menyukaimu. Ketika seseorang benar-benar tertarik, biasanya mereka akan menunjukkan rasa ingin tahu dengan bertanya tentang kehidupan, minat, dan pandanganmu. Sebaliknya, jika mereka terus-menerus mengalihkan pembicaraan ke pengalaman atau pencapaian pribadi mereka sendiri tanpa memberi ruang bagimu, hal ini bisa jadi pertanda kurangnya perhatian atau minat terhadapmu.

Menariknya, sebuah penelitian yang dipublikasikan di Journal of Experimental Social Psychology menemukan bahwa orang yang sering membicarakan diri sendiri cenderung memiliki tingkat empati yang lebih rendah. Kurangnya empati ini membuat mereka lebih fokus pada cerita dan pengalaman pribadi, sehingga kurang peka terhadap perasaan dan kebutuhan orang lain di sekitarnya.

3. Bahasa tubuh mereka tertutup

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore