Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 13 Juni 2025 | 22.28 WIB

3 Hal yang Sering Dikeluhkan oleh Orang-orang dengan Keterampilan Sosial yang Buruk Kata Psikologi, Salah Satunya Takut Ditolak

Ilustrasi orang dengan keterampilan sosial buruk. (pexels.com) - Image

Ilustrasi orang dengan keterampilan sosial buruk. (pexels.com)

JawaPos.com - Kita semua pernah mendengar pepatah kuno, “Tidak ada manusia yang bisa hidup sendiri,” bukan?

Dan itu benar. Manusia adalah makhluk sosial. Kita berkembang melalui interaksi, koneksi, dan hubungan. Namun, mari kita akui saja, tidak semua dari kita adalah kupu-kupu sosial, bukan?

Sekarang, inilah bagian yang menarik.

Psikologi memiliki sesuatu yang menarik untuk dikatakan tentang kita, orang-orang yang kurang mahir secara sosial. Sepertinya kita memiliki kecenderungan yang sama untuk mengeluh tentang hal-hal tertentu.

Kita, orang-orang yang canggung secara sosial, memiliki benang merah keluhan yang telah dikemas dengan rapi oleh psikologi ke dalam tujuh poin.

Apakah Anda penasaran?

Ingin tahu apakah ketiga keluhan ini sesuai dengan pengalaman Anda? Atau mungkin Anda hanya mencari beberapa wawasan untuk lebih memahami teman atau anggota keluarga yang berjuang dalam situasi sosial?

Dikutip dari geediting pada Jumat (13/6), mari kita selami dan temukan tujuh hal yang sering dikeluhkan oleh orang-orang yang memiliki keterampilan sosial yang buruk - menurut psikologi.

1) Menavigasi obrolan ringan

Ah, obrolan ringan.

Bagi sebagian orang, ini adalah seni yang sudah mereka kuasai. Namun bagi sebagian orang lainnya, hal ini mirip dengan mendaki Gunung Everest - menakutkan dan melelahkan.

Orang-orang dengan keterampilan sosial yang buruk sering mengeluh tentang bagaimana mereka menganggap obrolan ringan itu tidak berguna dan membuat frustrasi. Mereka kesulitan untuk terlibat dalam percakapan santai tentang cuaca atau serial Netflix terbaru yang sepertinya disukai semua orang.

“Mengapa kita tidak bisa melewatkan obrolan ringan dan masuk ke dalam diskusi yang lebih bermakna?” mereka bertanya-tanya.

Psikologi menjelaskan hal ini sebagai sifat umum introvert dan orang-orang dengan kecemasan sosial. Mereka menganggap percakapan yang dangkal menguras energi dan lebih suka menghabiskan energi mereka untuk interaksi yang lebih dalam dan lebih substansial.

Namun, inilah masalahnya.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore