
Ilustrasi orang yang lebih suka mengirim pesan teks daripada panggilan telepon (freepik/benzoix)
JawaPos.com - Bayangkan saat ponsel Anda menyala karena ada panggilan masuk. Alih-alih merasa senang, Anda malah menegang, membalik perangkat, dan membalas pesan singkat "Hai, apa kabar?"
Ternyata, menghindari panggilan telepon bukan sekadar kebiasaan budaya. Orang yang secara konsisten memilih mengetik daripada berbicara memiliki profil psikologis yang khas.
Dilansir dari laman geediting.com, Kamis (5/6), berikut ini adalah lima sifat langka yang seringkali ditemukan pada orang-orang yang lebih mengutamakan teks daripada panggilan telepon.
1. Kebutuhan akan otonomi dan kontrol di atas rata-rata
Berkirim pesan teks bersifat asinkron: Anda memutuskan kapan akan membaca, berapa lama akan berpikir, dan kapan tepatnya atau apakah akan merespons.
Berkirim pesan memungkinkan mereka mengatur tempo, mengedit bahasa mereka, dan mundur jika emosi memuncak.
Apa yang terkadang dianggap orang luar sebagai penghindaran sering kali merupakan upaya naluriah untuk mempertahankan kebebasan kognitif.
Ini adalah sifat yang sama yang mendorong kerja mandiri, pengambilan risiko kewirausahaan, dan aliran kreatif.
2. Prosesor kognitif mendalam yang suka waktu untuk mensintesis
Studi tentang peralihan media menemukan bahwa orang yang beralih dari telepon ke teks melaporkan kejelasan pesan yang lebih tinggi.
Penyesalan yang lebih rendah atas apa yang mereka katakan, dan ingatan yang lebih kuat terhadap detail penting di kemudian hari.
Dengan kata lain, mereka memproses sesuatu secara perlahan karena mereka ingin melakukannya dengan benar, sebuah tanda ketelitian yang halus, bukannya sikap acuh tak acuh.
3. Meningkatnya kepekaan terhadap beban sosial (alias faktor telephobia)
Telephonophobia bukanlah hal yang bisa dianggap enteng: dokter kini memperlakukannya sebagai subtipe dari kecemasan sosial.
Paradoksnya, kepekaan ini sering kali muncul bersamaan dengan empati yang kuat: orang yang takut menelepon melaporkan tekanan yang lebih tinggi saat mereka takut mengecewakan seseorang.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
