Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 5 Juni 2025 | 15.54 WIB

6 Bentuk Kebiasaan yang Dialami oleh Orang yang Mengalami Penurunan Terhadap Kesehatan Mental

Ilustrasi orang mengalami depresi (Freepik) - Image

Ilustrasi orang mengalami depresi (Freepik)

JawaPos.com - Depresi merupakan salah satu bentuk kondisi kesehatan mental yang dialami banyak orang dan sering kali muncul berbarengan dengan kecemasan.

Depresi bisa ringan dan sementara, atau berat dan berkepanjangan. Ada orang-orang yang mengalami depresi hanya sekali dalam hidupnya ada pula yang mengalaminya berkali-kali.

Ketika sedang mengalami masalah kesehatan mental, terkadang hal itu dapat memengaruhi hubungan, prestasi akademis, kinerja kerja, dan kualitas hidup kita secara keseluruhan.

Dilansir dari laman colorado.edu berikut 6 tanda-tanda sseorang mengalami penurunan terhadap kesehatan mental atau depresi.

1. Kesulitan bangun dari tempat tidur seharian

Sangatlah normal untuk menikmati tidur atau menghabiskan waktu di tempat tidur. Namun, jika Anda kesulitan menemukan motivasi untuk bangun dari tempat tidur atau bersiap-siap di pagi hari, ini bisa jadi merupakan tanda depresi.

Depresi dapat membuat kita merasa lelah, baik secara fisik maupun mental, sampai-sampai tugas-tugas kecil, seperti bangun tidur atau mandi, dapat terasa melelahkan atau sulit.

2. Perubahan pola tidur

Kelelahan fisik dan mental yang menyertai depresi juga dapat memengaruhi tidur kita, yang dapat muncul dalam berbagai cara. Hal ini dapat terlihat seperti tidur sepanjang hari, menggunakan waktu tidur untuk mengisi waktu, atau lebih memilih tidur daripada aktivitas harian lainnya.

Namun, Anda mungkin juga mengalami serangan insomnia, yang dapat membuat Anda sulit untuk tertidur atau tetap tertidur di malam hari. Hal ini dapat menciptakan siklus di mana pikiran-pikiran cemas membuat kita terjaga atau mengganggu tidur kita, yang pada gilirannya dapat menyebabkan pikiran-pikiran cemas lainnya.

3. Perubahan nafsu makan

Depresi dapat memengaruhi selera makan dan kebiasaan makan kita. Sebagian orang mungkin merasa lebih lapar, sementara yang lain mungkin kurang nafsu makan atau tidak merasa lapar sama sekali.

Jika Anda menyadari adanya perubahan dalam kebiasaan tidur Anda, seperti yang disebutkan di atas, Anda mungkin juga menyadari adanya perubahan dalam cara Anda makan.

Hal ini karena tidur membantu mengatur hormon lapar kita, yang membantu tubuh kita menghindari makan berlebihan atau kurang.

4. Mudah tersinggung serta sering mengalami perubahan terhadap suasana hati

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore